-
Prouvé Patisserie di Bogor beralih menggunakan gas bumi PGN untuk menjamin kestabilan api, efisiensi operasional, dan menjaga kualitas rasa hidangan premium secara konsisten bagi para pelanggan setianya.
-
Penggunaan gas bumi PGN terbukti lebih hemat dan andal bagi operasional harian restoran, mendukung proses produksi tanpa hambatan terutama saat jam padat kunjungan pelanggan setiap harinya.
-
PGN berkomitmen memperluas akses energi bersih di Bogor untuk mendukung kemajuan UMKM, sebagai wujud nyata pelayanan sektor energi dalam membangun negeri melalui penyediaan bahan bakar yang efisien.
SuaraBogor.id - Bagi kalian pecinta dessert dan pemburu spot aesthetic di Bogor, nama Prouvé Patisserie pasti sudah tidak asing lagi.
Boutique patisserie yang terletak di kawasan strategis Baranangsiang ini selalu ramai dikunjungi anak muda hingga keluarga.
Namun, tahukah kalian ada rahasia baru di balik dapur mereka yang membuat sajian pastry dan hidangan nusantaranya makin konsisten dan lezat.
Jawabannya ada pada transformasi energi. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) kembali membuktikan komitmennya dalam mendukung sektor usaha kecil hingga menengah (UMKM) dengan menghadirkan energi bersih.
Prouvé Patisserie kini resmi beralih menggunakan Gas Bumi PGN sebagai sumber energi utama operasional mereka.
Langkah ini bukan sekadar efisiensi biaya, melainkan strategi jitu untuk menjaga kualitas rasa premium yang menjadi ciri khas mereka.
Helen, Owner Prouvé Patisserie, menyadari betul hal ini. Ia menegaskan bahwa beralih ke gas bumi adalah keputusan strategis untuk menjaga standar dapur profesionalnya.
“Selain menawarkan rasa hangat dan nyaman bagi pelanggan, kami juga mengutamakan kualitas produk, makanya kami menggunakan bahan-bahan premium. Ditambah dengan penggunaan gas bumi PGN, api lebih merata, stabil, dan efisien. Kami bisa menjaga kualitas hidangan tanpa khawatir gangguan pasokan,” ujar Helen kepada wartawan, Selasa 6 Januari 2026.
Bagi pelaku bisnis kuliner, momok menakutkan seperti kehabisan gas saat masak kini tidak lagi menghantui. Gas bumi PGN mengalir 24 jam non-stop melalui pipa, menjamin proses produksi berjalan mulus tanpa jeda.
Prouvé Patisserie bukan kedai kecil. Restoran berkapasitas 80 tempat duduk ini beroperasi selama 12 jam penuh setiap harinya, mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.
Baca Juga: Darurat Lahan Makam di Puncak Bogor
Menyajikan beragam menu mulai dari dessert manis, gurih, hingga hidangan Western, konsumsi energi mereka cukup tinggi.
Tercatat, konsumsi gas di tempat ini mencapai 300 hingga 400 meter kubik per bulan. Dengan volume sebesar itu, penggunaan gas tabung konvensional tentu akan memakan biaya logistik dan harga yang fluktuatif.
“Setelah menggunakan gas bumi, operasional kami terasa jauh lebih efisien,” tambah Helen.
Penghematan dari sisi energi ini memungkinkan pelaku usaha untuk mengalokasikan modalnya ke pengembangan menu atau fasilitas lain yang memanjakan pelanggan.
Langkah Prouvé ini mendapat apresiasi tinggi dari PGN. Area Head PGN Bogor, Mula Prasetyawan Senja, menyatakan bahwa kepercayaan pelaku usaha adalah motivasi utama bagi PGN untuk terus memperluas jaringan gas (jargas).
Data menunjukkan bahwa PGN di wilayah Bogor telah menjadi tulang punggung bagi ribuan pelanggan.
“Respons positif dari pelaku usaha menjadi motivasi bagi PGN untuk terus memperluas layanan. Di Bogor, kami telah melayani sekitar 33.600 pelanggan, termasuk 265 pelaku UMKM. Kami berkomitmen memperluas akses agar lebih banyak masyarakat dan pelaku usaha menikmati manfaat energi yang bersih, aman, dan efisien,” jelas Mula.
Berita Terkait
-
Darurat Lahan Makam di Puncak Bogor
-
6 Orang Ngaku Polisi dan Wartawan Diamuk Massa, Lakukan Pemerasan ke Warga
-
4 Fakta ETLE Flyover Cibinong yang Wajib Kamu Tahu Biar Gak Dapat Surat Cinta
-
Mulai Hari Ini Kamera ETLE Flyover Cibinong Resmi Berlaku, Melanggar Langsung Tercapture!
-
Pemkab Bogor Boyong Kantor Dinas ke Mall! Simak 3 Fakta Unik Reformasi Birokrasi Ala Rudy Susmanto
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Maut di Jalan Raya Jakarta Bogor! Pengendara Motor Tewas Usai Tabrakan Lawan Arus di Pakansari
-
Serbu! 4 Spot Berburu Takjil Paling Hits di Dramaga Bogor untuk Mahasiswa IPB
-
Berburu Takjil Hingga Produk Lokal, Festival Ramadan Hadir di Stadion Pakansari dan Tegar Beriman
-
Tok! Bupati Bogor Larang Total Karaoke, Spa, dan Klub Malam Beroperasi Selama Ramadan 1447 H
-
Sempat Ingin Dibeli Anies Baswedan untuk Museum Islam, Kini Koleksi Artefak Nabi Bisa Dilihat Gratis