Andi Ahmad S
Kamis, 19 Februari 2026 | 14:45 WIB
Ilustrasi ART Disiksa Oleh Majikannya di Bogor. [ChatGPT]
Baca 10 detik
  • Kasus dugaan KDRT menimpa ART yatim piatu bernama Fitri Br Hutagalung oleh majikannya di Bogor pada Januari 2026.
  • Korban diduga dianiaya majikannya berinisial OAPR yang disebut sebagai ASN di BPK melalui kekerasan fisik.
  • Meskipun telah dilaporkan, pelaku belum ditahan polisi dengan alasan masih bersikap kooperatif selama proses penyelidikan.

SuaraBogor.id - Viral di media sosial sebuah kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang memilukan kini menjadi sorotan tajam di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dalam unggahan akun Facebook @Dorliana Yence Lorida Hutagalung menyebutkan bahwa Fitri Br Hutagalung yang merupakan seorang Asisten Rumah Tangga (ART) berstatus yatim piatu, diduga menjadi korban penganiayaan oleh majikannya sendiri pada pertengahan Januari 2026.

Yang menambah getir, sang majikan, diduga berprofesi sebagai ASN di BPK. Meskipun kasus telah dilaporkan ke pihak kepolisian, namun pelaku belum ditahan dengan alasan kooperatif.

"Fitriani, menceritakan kisah pilunya. Setelah tamat SMA di Medan, ia tergiur tawaran kerja di Jakarta karena kebetulan ia seorang anak yatim piatu. Ternyata, ia dipekerjakan menjadi pembantu rumah tangga (ART) oleh saudari Olfit Ariani Purba dan sering dijadikan sasaran tindak dugaan KDRT," tulis dalam unggahan tersebut, dikutip Kamis (19/2/2026).

Peristiwa dugaan kekerasan ini terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026, sekitar pukul 07.00 WIB, di sebuah rumah di Perumahan Villa Nusa Indah 3, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Seorang asisten rumah tangga (ART) di Perumahan Villa Nusa Indah 3, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, viral usai diduga menjadi korban penganiayaan majikannya. (ist)

Dalam laporannya, Fitri Br Hutagalung mengaku mengalami kekerasan fisik berulang yang diduga dilakukan oleh terlapor berinisial OAPR.

"Adapun bentuk kekerasan yang dialami korban antara lain, ditendang, dicubit, serta dipukul dengan menggunakan tangan kosong dan benda tumpul yang diarahkan ke berbagai bagian tubuhnya," tulis unggahan tersebut.

Sontak saja banyak netizen yang menyerbu postingan kekerasan di akun Facebook @Dorliana Yence Lorida Hutagalung tersebut.

"Kalau begitu jahatnya sama orang yag kerja dirumahnya nanti Anank Cucunya tiidak diberkati Tuhan, Pembatu saya sudah 10 tahun tidak pernah kumarahii dan dipukul. Semua anak Cucu saya sayang sama dia. Tega sekali sampai begitu banyak lukanya," tulis akun @hasuiho...

Baca Juga: Catat! Jadwal Imsakiyah Kota dan Kabupaten Bogor 19 Februari 2026

"Kirim emal ke BPK Pusat dek. Langsung ditanggapi itu. Supaya kantor vertikalnya yang menyadarkan anggotanya. Biar tau dia. Biadap," tulis akun lain @hefm...

Load More