- Kasus dugaan KDRT menimpa ART yatim piatu bernama Fitri Br Hutagalung oleh majikannya di Bogor pada Januari 2026.
- Korban diduga dianiaya majikannya berinisial OAPR yang disebut sebagai ASN di BPK melalui kekerasan fisik.
- Meskipun telah dilaporkan, pelaku belum ditahan polisi dengan alasan masih bersikap kooperatif selama proses penyelidikan.
SuaraBogor.id - Viral di media sosial sebuah kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang memilukan kini menjadi sorotan tajam di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dalam unggahan akun Facebook @Dorliana Yence Lorida Hutagalung menyebutkan bahwa FBH yang merupakan seorang Asisten Rumah Tangga (ART) berstatus yatim piatu, diduga menjadi korban penganiayaan oleh majikannya sendiri pada pertengahan Januari 2026.
Yang menambah getir, sang majikan, diduga berprofesi sebagai ASN di BPK. Meskipun kasus telah dilaporkan ke pihak kepolisian, namun pelaku belum ditahan dengan alasan kooperatif.
"Fitriani, menceritakan kisah pilunya. Setelah tamat SMA di Medan, ia tergiur tawaran kerja di Jakarta karena kebetulan ia seorang anak yatim piatu. Ternyata, ia dipekerjakan menjadi pembantu rumah tangga (ART) oleh saudari Olfit Ariani Purba dan sering dijadikan sasaran tindak dugaan KDRT," tulis dalam unggahan tersebut, dikutip Kamis (19/2/2026).
Peristiwa dugaan kekerasan ini terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026, sekitar pukul 07.00 WIB, di sebuah rumah di Perumahan Villa Nusa Indah 3, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Dalam unggahan tersebut, FBH mengaku mengalami kekerasan fisik berulang yang diduga dilakukan oleh terlapor berinisial OAPR.
"Adapun bentuk kekerasan yang dialami korban antara lain, ditendang, dicubit, serta dipukul dengan menggunakan tangan kosong dan benda tumpul yang diarahkan ke berbagai bagian tubuhnya," tulis unggahan tersebut.
Sontak saja banyak netizen yang menyerbu postingan kekerasan di akun Facebook @Dorliana Yence Lorida Hutagalung tersebut.
"Kalau begitu jahatnya sama orang yag kerja dirumahnya nanti Anank Cucunya tiidak diberkati Tuhan, Pembatu saya sudah 10 tahun tidak pernah kumarahii dan dipukul. Semua anak Cucu saya sayang sama dia. Tega sekali sampai begitu banyak lukanya," tulis akun @hasuiho...
Baca Juga: Catat! Jadwal Imsakiyah Kota dan Kabupaten Bogor 19 Februari 2026
"Kirim emal ke BPK Pusat dek. Langsung ditanggapi itu. Supaya kantor vertikalnya yang menyadarkan anggotanya. Biar tau dia. Biadap," tulis akun lain @hefm...
Berita Terkait
-
Catat! Jadwal Imsakiyah Kota dan Kabupaten Bogor 19 Februari 2026
-
Ketua DPRD Bogor dan Bupati Kolaborasi Pulihkan Ekosistem Gelora Pakansari
-
Gratis! Pameran 45 Artefak Rasulullah Hadir di Pakansari Selama Ramadan
-
Dari Porak-Poranda Menjadi Lebih Hijau, Bupati Bogor Tanam Pohon di Pakansari
-
4 Rekomendasi Tempat Ngabuburit Asyik dan Spot Takjil Hits di Sentul Bogor
Terpopuler
- 4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan
- 3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor
- Link Download Tema dan Logo HUT TNI 2026 Resmi dari Mabes TNI
- 3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin
- Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya
Pilihan
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
Terkini
-
33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo
-
Prabowo Bagikan 160 Becak Listrik Pindad Gratis untuk Tukang Becak Lansia di Kota Bogor
-
Pekan Ini, Menteri ATR/BPN Dipanggil KPK Sebagai Saksi
-
Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong
-
Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara