- Pemerintah membuka rekrutmen 30.000 manajer Koperasi Desa Merah Putih untuk menggerakkan ekonomi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.
- Lulusan D3 hingga S1 berusia maksimal 35 tahun dapat mendaftar melalui situs resmi panselnas hingga 24 April 2026.
- Manajer terpilih akan bekerja di bawah naungan BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara selama dua tahun sebelum ditempatkan di koperasi.
SuaraBogor.id - Sebuah kesempatan emas hadir bagi putra-putri terbaik bangsa, terutama bagi generasi muda yang memiliki semangat membangun dan ingin berkontribusi langsung pada ekonomi desa.
Pemerintah melalui panitia seleksi nasional resmi membuka rekrutmen untuk posisi 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Program strategis ini bertujuan untuk menggerakkan roda perekonomian di desa, kelurahan, dan kampung nelayan di seluruh Indonesia, serta memastikan Indonesia maju melalui pemberdayaan di tingkat paling akar rumput.
Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satuan Tugas Pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, Zulkifli Hasan menegaskan rekrutmen tahap pertama ini menyediakan 30.000 formasi.
Ini adalah panggilan nyata bagi talenta muda untuk berperan aktif dalam pembangunan nasional.
Apa Itu Koperasi Desa Merah Putih dan Peran Manajernya?
Koperasi Desa Merah Putih adalah inisiatif pemerintah untuk memperkuat pondasi ekonomi di tingkat desa/kelurahan.
Manajer yang terpilih nantinya akan menjadi penggerak ekonomi desa, bertugas mengelola dan mengembangkan koperasi agar menjadi entitas bisnis yang kuat, memberikan nilai tambah bagi anggotanya, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Simak Baik-Baik! Ini Dia Syarat Lengkap Jadi Manajer Koperasi Desa Merah Putih:
Baca Juga: BP BUMN Bersama Danantara Mobilisasi 1.000 Relawan Kemanusiaan Merangkul Warga di Wilayah Bencana
Bagi Anda yang merasa terpanggil dan memenuhi kualifikasi, berikut adalah persyaratan utama yang harus dipenuhi:
- Pendidikan: Terbuka bagi lulusan D3, D4, dan S1 dari semua jurusan. Ini menunjukkan bahwa program ini mencari talenta dari berbagai latar belakang keilmuan.
- Usia: Usia maksimal 35 tahun. Program ini secara spesifik menyasar talenta muda untuk membawa energi dan ide-ide segar.
- IPK: Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75. Kualifikasi ini memastikan adanya standar akademik yang memadai.
Bagaimana Cara Daftar dan Batas Waktu Pendaftaran?
Proses pendaftaran untuk posisi 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih ini berlangsung hingga 24 April 2026.
Kanal Resmi Pendaftaran: https://phtc.panselnas.go.id. Pastikan Anda hanya mendaftar melalui situs resmi ini untuk menghindari penipuan.
Zulkifli Hasan menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka, transparan, dan akuntabel tanpa pungutan biaya. Jadi, jangan mudah percaya jika ada pihak yang meminta bayaran dalam proses rekrutmen ini.
Skema Kerja yang Menjanjikan: Berkarier di BUMN & Koperasi!
Berita Terkait
-
BP BUMN Bersama Danantara Mobilisasi 1.000 Relawan Kemanusiaan Merangkul Warga di Wilayah Bencana
-
Dukungan Rumah BUMN BRI Dorong Malessa Naik Kelas dan Siap Ekspor
-
BRI Dorong Difabel Berdaya Lewat Pelatihan dan Pemagangan
-
Pembangunan Koperasi Merah Putih Bogor Haram Beli Lahan Baru, Kajari: Kita Pakai Aset Desa
-
Fantastis! Bogor Targetkan 223 Unit Koperasi Desa 'Merah Putih' Rampung di Januari 2026
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT
-
KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir
-
Tangani Kebakaran TPAS Galuga 24 Jam, Bupati Bogor Kerahkan Tim Patroli Jalan Kaki hingga Alat Berat
-
Berjibaku 24 Jam di TPAS Galuga, Sinergi Bogor Raya Tekan Kobaran Api Hingga Sisa Titik Akhir