- Pemkab Bogor meresmikan skywalk di Simpang Bappenda, Cibinong, sebagai ikon baru dalam rangkaian perayaan Hari Jadi Bogor ke-544.
- Skywalk ini berfungsi sebagai ruang publik modern dan sarana penyeberangan aman guna meningkatkan konektivitas serta aktivitas ekonomi warga.
- Pembangunan fasilitas ini didanai melalui skema CSR Bank BJB tanpa membebani APBD guna mendukung pengembangan kawasan Tegar Beriman.
SuaraBogor.id - Wajah pusat pemerintahan Kabupaten Bogor akan semakin modern dan semarak dengan kehadiran sebuah ikon baru! Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memastikan skywalk di Simpang Bappenda kawasan Tegar Beriman, Cibinong, akan diresmikan dalam rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) Ke-544.
Ini bukan sekadar jembatan penyeberangan orang (JPO) biasa, melainkan dirancang sebagai magnet perekonomian dan ruang publik modern yang memperkuat aktivitas ekonomi serta konektivitas kawasan strategis di jantung pemerintahan Kabupaten Bogor.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, di Cibinong, Selasa, menjelaskan visi di balik pembangunan skywalk ini.
"Skywalk tersebut tidak hanya berfungsi sebagai jembatan penyeberangan orang (JPO), tetapi juga dirancang sebagai ruang publik modern yang memperkuat aktivitas ekonomi dan konektivitas kawasan strategis di pusat pemerintahan Kabupaten Bogor," ujarnya, dilansir dari Antara, Rabu (29/4/2026).
Rangkaian HJB Ke-544 akan dimulai pada 10 Mei hingga 14 Juni 2026, dengan fokus kegiatan dipusatkan di kawasan Cibinong dan Pakansari agar dampak ekonominya lebih terasa.
Pada 10 Mei 2026 digelar Bogor Run, Festival Budaya Nusantara, serta Car Free Day yang menjadi pembuka rangkaian HJB tahun ini. Selanjutnya, Pemkab Bogor juga menyiapkan Car Free Day HJB dan Car Free Night yang dipusatkan di kawasan Tegar Beriman.
Menurut Ajat, skywalk Simpang Bappenda menjadi bagian dari pengembangan koridor Tegar Beriman sebagai kawasan yang inklusif, ramah pejalan kaki, aman, dan memiliki nilai arsitektur kuat sebagai identitas wilayah Cibinong Raya.
Desain awal JPO tersebut mengusung filosofi Tri Tangtu Buana, kearifan lokal Sunda yang memadukan unsur raga, rasa dan raya. Konsep itu diterjemahkan dalam bentuk struktur modern yang dinamis, alami, dan fungsional sebagai ruang publik.
“Konsepnya tidak hanya untuk menyeberang, tetapi juga sebagai ikon yang memperkuat identitas Kabupaten Bogor,” kata Ajat.
Baca Juga: Heboh Unggahan 'Bang Ciyo CL': Bongkar Dugaan Praktik 'Jual Beli Waktu' di Tambang Emas Pongkor
Secara arsitektur, skywalk itu mengadopsi struktur modern ekspresif dengan ramp dan tangga yang menjamin aksesibilitas universal, sekaligus menjadi titik orientasi atau wayfinding di kawasan pusat pemerintahan.
Skywalk tersebut juga menghubungkan sejumlah kawasan strategis seperti Cibinong City Mall, Situ Kabantenan, Gedung Bappenda, gedung pengadilan, hingga kawasan kepemudaan sehingga diharapkan memperkuat pergerakan masyarakat dan aktivitas usaha di sekitarnya.
Ajat menjelaskan keberadaan JPO ini mendesak karena pelican crossing yang ada saat ini dinilai belum cukup aman untuk menjamin keselamatan pejalan kaki di tengah tingginya arus kendaraan di simpang tersebut.
“JPO akan menjadi penghubung kawasan strategis. Ini upaya menghadirkan konektivitas kawasan yang nyaman dan aman,” ujarnya.
Pembangunan skywalk Simpang Bappenda dilakukan melalui skema corporate social responsibility (CSR) dari Bank BJB sehingga tidak membebani APBD dan proses pembangunan dapat dipercepat setelah tahapan teknis selesai.
Selain JPO Simpang Bappenda, Pemkab Bogor juga menyiapkan dua skywalk lain di sekitar Gedung Kesenian dan kawasan Hutan Kota dekat Kodim.
Tag
Berita Terkait
-
Heboh Unggahan 'Bang Ciyo CL': Bongkar Dugaan Praktik 'Jual Beli Waktu' di Tambang Emas Pongkor
-
Viral! Oknum Keamanan Tambang Emas Pongkor Diduga Jual Akses Lubang Tambang, Tarifnya Fantastis
-
Bojonggede-Kemang Segera Terhubung, Flyover Bomang Jadi Kunci Akses Bogor Utara
-
Praktik Culas Sejak 2022 Terbongkar! Oknum ASN Bogor Diduga 'Jajakan' Jabatan Struktural
-
Kejar Unsur Pidana, Polisi Dalami Aliran Uang 'Mahar' Jabatan Empat ASN di Bogor
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Bukan Karena Kedekatan, DPRD Bogor Puji Keberanian Bupati Gelar Seleksi Terbuka Jabatan ASN
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Libas Kamboja 5-1, Erick Thohir Tegaskan Level Sebenarnya Timnas Ada di Laga Versus Vietnam