Andi Ahmad S
Senin, 04 Mei 2026 | 23:49 WIB
Ribuan warga dari Kecamatan Cigudeg, Rumpin, dan Parungpanjang kembali menyuarakan tuntutan keras di depan Gedung Tegar Beriman, gerbang kantor Bupati Bogor, pada Senin, 4 Mei 2026. [@rekambogor]
Baca 10 detik
  • Ribuan warga Bogor Barat berunjuk rasa di Cibinong pada 4 Mei 2026 menuntut pembukaan kembali tambang legal.
  • Bupati Bogor Rudy Susmanto mendukung aksi tersebut untuk mengatasi krisis ekonomi puluhan ribu warga terdampak penutupan.
  • Masyarakat mendesak Gubernur Jawa Barat segera menyelesaikan evaluasi agar aktivitas pertambangan resmi dapat beroperasi kembali secara normal.

Bupati Rudy Susmanto tidak hanya meminta pembukaan tambang, tetapi juga menegaskan komitmen Pemkab Bogor untuk menjaga lingkungan dan mengikuti regulasi.

Masyarakat dan pemerintah daerah siap mengikuti seluruh ketentuan serta regulasi yang ditetapkan, termasuk komitmen menjaga lingkungan secara bersama-sama.

Bahkan, Pemkab Bogor juga telah menganggarkan pembebasan lahan untuk jalur khusus angkutan tambang tahun ini, yang ditargetkan rampung 2026. Ini sebagai solusi agar truk tambang tidak lagi mengganggu pengguna jalan lain dan membantu penataan aktivitas pertambangan.

5. Desakan Percepatan Keputusan Evaluasi dari Pemprov Jabar

Rudy Susmanto menjelaskan, Pemkab Bogor telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang saat ini tengah melakukan evaluasi terhadap sejumlah tambang di wilayah barat.

“Kami menghargai proses evaluasi, namun kami berharap hasilnya dapat segera diputuskan, terutama untuk tambang yang memiliki izin,” katanya.

Aksi damai yang diikuti sekitar 7.720 orang ini diwarnai doa bersama dan istighosah, menegaskan bahwa warga ingin didengar dan menuntut keadilan segera.

Load More