- Bupati Bogor Rudy Susmanto merespons viralnya keluhan masyarakat terkait buruknya pelayanan dan kekurangan obat di Puskesmas Cisarua.
- Pemkab Bogor berjanji melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem layanan kesehatan serta instansi publik lainnya di seluruh wilayah.
- Kepala Puskesmas Cisarua mengakui keterbatasan sumber daya manusia dan fasilitas dalam melayani jumlah penduduk yang sangat besar.
Hal senada disampaikan warga lainnya yang merasa kasihan terhadap lansia dan masyarakat kurang mampu. "Sangat memberatkan sekali jika harus beli obat di luar. Tolong ini menjadi perhatian pemerintah," tambahnya.
Kualitas pelayanan yang buruk ini diduga berkaitan dengan lamanya masa jabatan Kepala Puskesmas Cisarua. Beredar informasi bahwa puskesmas tersebut telah dipimpin oleh orang yang sama selama belasan tahun, sehingga memunculkan istilah "raja kecil".
Saat dikonfirmasi oleh Suara.com, Kepala Puskesmas Cisarua, dr. Eulis Irma Khumairoh, membenarkan bahwa dirinya sudah bertugas di puskesmas tersebut dalam waktu yang cukup lama.
"Tahu dari mana saya sudah lebih 10 tahun bertugas di Cisarua?" ucap dr. Eulis menjawab pertanyaan wartawan.
Meski demikian, dr. Eulis membela diri terkait ulasan negatif yang dialamatkan kepada instansinya. Ia menekankan bahwa beban kerja di Cisarua sangat tidak ideal antara jumlah tenaga kesehatan dengan jumlah penduduk yang harus dilayani.
“Segala keterbatasan luas gedung yang minimalis dan jumlah SDM kami yang hanya 30 orang, tetapi kami harus melayani warga dengan jumlah 70.000 jiwa. Rasanya kurang adil kalau kami dinilai seperti ini (hanya dari ulasan negatif),” bela dr. Eulis.
Berita Terkait
-
5 Fakta Stadion Pakansari Jadi Venue Utama AFF 2026 dan Persiapan Kilat Bupati Bogor
-
Warga RW 11 Kayumanis Bogor Pasang Spanduk Protes, Tegas Tolak Proyek PSEL di Pemukiman
-
Viral Narasi Bogor Pisah dari Jabar Akibat Polemik Parung Panjang, Bupati: Saya Pastikan Itu Hoaks!
-
Stadion Pakansari Terpilih Jadi Venue AFF, Bupati Rudy Susmanto Gerak Cepat Benahi Fasilitas
-
7 Fakta Proyek Rp5 Triliun Akademi Olahraga Terbesar Dunia di Rancabungur Bogor
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
5 Fakta Stadion Pakansari Jadi Venue Utama AFF 2026 dan Persiapan Kilat Bupati Bogor
-
Warga RW 11 Kayumanis Bogor Pasang Spanduk Protes, Tegas Tolak Proyek PSEL di Pemukiman
-
Oknum TNI dan 2 Warga Sipil Ditangkap BNN di Bogor, Selundupkan 29 Kg Sabu Asal Aceh
-
Viral Narasi Bogor Pisah dari Jabar Akibat Polemik Parung Panjang, Bupati: Saya Pastikan Itu Hoaks!
-
Stadion Pakansari Terpilih Jadi Venue AFF, Bupati Rudy Susmanto Gerak Cepat Benahi Fasilitas