SuaraBogor.id - Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, bersama Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, H. Mochamad Zenal Abidin, ikut serta dalam kegiatan gowes bareng bersama komunitas "Bogor Hujan Onthel ke-2".
Dengan rute menuju Kebun Raya Bogor pada Minggu 21 Juni 2026 kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544.
Acara yang telah berlangsung sejak Sabtu 20 Juni 2026 ini sukses menyedot perhatian ratusan pecinta sepeda tua. Tidak main-main, para peserta yang hadir berasal dari berbagai wilayah di seluruh Nusantara.
Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, mengagumi eksistensi sepeda ontel yang sarat akan makna kehidupan. Menurutnya, ada nilai moral mendalam yang bisa dipetik dari sebuah sepeda tua tersebut.
"Sepeda ontel ini mengajarkan kita satu filosofi penting. Tua bukan berarti kalah. Makin tua, justru makin klasik, makin bersejarah, dan makin berharga. Ini adalah filosofi hidup yang benar-benar lahir dari sebuah sepeda ontel," ujar Adityawarman.
Adityawarman juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Komunitas Oncom selaku pihak panitia, serta seluruh delegasi yang rela datang dari luar daerah demi meramaikan HJB ke-544 di Kota Hujan.
Ia berharap kegiatan positif berskala nasional seperti ini dapat terus dipertahankan secara berkelanjutan.
"Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut untuk merawat sejarah, menjaga kesehatan warga, serta menjaga keguyuban Kota Bogor dan Indonesia," tuturnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah berpartisipasi dan datang jauh-jauh ke Kota Bogor.
Baca Juga: Tinggalkan Gedung Mewah, Pemkab Bogor Pilih Lapangan Citalahab untuk Rayakan Hari Jadi Bogor
Adityawarman mendoakan agar seluruh peserta senantiasa diberikan kesehatan, tetap semangat, dan ikatan persaudaraan antarkomunitas semakin guyub.
Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, H. Mochamad Zenal Abidin, mengatakan bahwa sepeda onthel merupakan kendaraan klasik peninggalan masa kolonial Belanda yang memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari ukuran ban yang besar hingga desainnya yang ikonik.
Pada masanya, sepeda tersebut menjadi alat transportasi utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Menurutnya, keberadaan komunitas onthel memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya serta menghadirkan kembali nostalgia kehidupan masyarakat tempo dulu.
Melalui kegiatan seperti ini, generasi muda juga dapat mengenal sejarah perkembangan transportasi yang pernah menjadi bagian dari perjalanan bangsa.
“Selain menjadi ajang olahraga dan rekreasi, kegiatan ini juga memperkuat silaturahmi antaranggota komunitas maupun masyarakat. Kekompakan peserta yang hadir membuat peringatan Hari Jadi Bogor ke-544 semakin meriah, seru, dan penuh kesan,” ujar Zenal.
Berita Terkait
-
Tinggalkan Gedung Mewah, Pemkab Bogor Pilih Lapangan Citalahab untuk Rayakan Hari Jadi Bogor
-
Ini Dia Alasan Kenapa HJB Ke-544 Bogor Digelar di Desa Malasari
-
Pertama dalam Sejarah! HJB ke-544 Dipusatkan di Kaki Gunung Halimun Salak
-
Pakansari Jadi Pusat Kemeriahan HJB ke-544: Ada Bogor Run, Festival Budaya, hingga Pesta UMKM
-
Cibinong Makin Keren! Skywalk Simpang Bappenda Bakal Diresmikan di HJB Ke-544
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Muncul Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong
-
Dugaan Napi Huni 'Rumah Apartemen' di Lapas Cibinong, Ditjenpas Klaim Rumah Dinas
-
BRI InFrame 2026 Ajak Masyarakat Abadikan Geliat Ekonomi Indonesia
-
Baru Bertindak Usai Viral di Medsos, DLH Kota Bogor Kandangkan Truk Sampah Penambal Triplek
-
Kasus Korupsi di Bogor Disorot Tajam