- Pemerintah Kabupaten Bogor merayakan Hari Jadi Bogor ke-544 pada 10 Mei hingga 14 Juni 2026 mendatang.
- Kegiatan dipusatkan di kawasan Pakansari dan Cibinong untuk mengoptimalkan perputaran ekonomi lokal melalui pemberdayaan pelaku UMKM.
- Perayaan menyajikan festival budaya, layanan publik, serta relaksasi pajak guna memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat.
SuaraBogor.id - Kemeriahan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 di tahun 2026 ini akan terasa lebih spesial! Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memilih kawasan Pakansari sebagai lokasi utama rangkaian perayaan.
Keputusan strategis ini tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan hari jadi kota, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat melalui berbagai kegiatan, mulai dari UMKM, festival publik, hingga relaksasi layanan bagi warga.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menjelaskan bahwa rangkaian HJB akan dimulai pada 10 Mei hingga 14 Juni 2026. Fokus kegiatan akan dipusatkan di kawasan Cibinong dan Pakansari, yang merupakan jantung pemerintahan dan olahraga Kabupaten Bogor, agar dampak ekonominya lebih terasa.
"Jadi untuk Hari Jadi Bogor ini agendanya kita mulai dari tanggal 10 Mei dan nanti akan berakhir tanggal 14 Juni. Ada upacara pokok tanggal 3 Juni seperti biasa, ada helaran dan lain-lain, tapi kita mulai rangkaian itu dari 10 Mei diawali dengan Bogor Run,” ujar Ajat.
Ia menjelaskan, pada 10 Mei akan digelar Bogor Run, Festival Budaya Nusantara, serta Car Free Day yang menjadi pembuka rangkaian HJB tahun ini. Selanjutnya, Pemkab Bogor juga menyiapkan Car Free Day HJB dan Car Free Night yang dipusatkan di kawasan Tegar Beriman.
Menurut dia, pada momentum HJB tersebut, UMKM dari berbagai kecamatan akan dipusatkan di kawasan Pakansari dan sekitar pusat pemerintahan agar mampu menciptakan keramaian dan meningkatkan transaksi ekonomi masyarakat.
“Harapan kami memang khusus HJB ini tidak ada Car Free Day di kecamatan lain. Tapi yang potensial-potensial di kecamatan itu akan tumpah di Pakansari, UMKM-nya, talenta budayanya, talenta seninya, mungkin talenta-talenta lain,” katanya.
Selain itu, Pemkab Bogor juga akan menggelar Festival Istimewa selama 14 hari, mulai 1 hingga 14 Juni, bekerja sama dengan KNPI. Festival tersebut akan dipusatkan di kawasan Pakansari untuk menghidupkan aktivitas ekonomi dan ruang publik secara berkelanjutan.
Ajat menyebutkan festival tersebut tidak hanya berisi hiburan, tetapi juga pelayanan publik yang langsung dirasakan masyarakat, seperti relaksasi pajak daerah, layanan sedot tinja gratis, hingga pelayanan administrasi lainnya.
Baca Juga: Viral Dugaan Jual Beli Jalur Tambang Pongkor, PT Antam Investigasi Oknum Internal
“Karena harapannya kita bersukaria, relaksasi pajak misalnya, sedot tinja gratis dan lain-lain itu bagian yang memang selama ini kita persembahkan buat masyarakat Kabupaten Bogor, terutama di hari jadi,” ujarnya.
Pemkab Bogor juga menyiapkan HJB Run dengan konsep lari malam dari Balai Kota Bogor menuju kawasan Skywalk Cibinong sebagai titik finis sekaligus panggung utama kegiatan malam hari.
Menurut Ajat, seluruh rangkaian HJB tahun ini diarahkan bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi instrumen penggerak ekonomi lokal dengan menghadirkan ruang usaha bagi UMKM, peningkatan kunjungan masyarakat, serta penguatan pusat ekonomi baru di kawasan Cibinong.
“Pasti pelayanan publik nanti digetar. Karena ada Car Free Day, maka pelayanan makin gencar,” kata Ajat. [Antara].
Berita Terkait
-
Viral Dugaan Jual Beli Jalur Tambang Pongkor, PT Antam Investigasi Oknum Internal
-
Zonasi SMAN 1 Bogor Bakal Dihapus? Komisi IV DPRD Soroti Skema Sekolah 'Maung'
-
Dukung Asta Cita Presiden, Pemkab Bogor Percepat Operasional 189 Koperasi Merah Putih
-
5 Rekomendasi Tempat Ngopi Nuansa Alam di Bogor Terbaru 2026, Dijamin Anti Boring
-
Cibinong Makin Keren! Skywalk Simpang Bappenda Bakal Diresmikan di HJB Ke-544
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Bus Listrik Bogor Siap Layani Rute Wisata: Sambungkan Pakansari, Margo City Hingga Puncak
-
Digerebek Tanpa Busana di Kontrakan, 3 Pria Diduga Pesta Gay di Citeureup Diarak Warga
-
Perkuat Sinergi Politik, Bupati Bogor dan DPRD Pererat Komunikasi demi Aspirasi Rakyat
-
Usut Dugaan Jual Beli Jabatan ASN, Inspektorat Kabupaten Bogor Pasrahkan Kasus ke Kepolisian
-
BRI Salurkan Pembiayaan Perumahan Rp12,17 Triliun, Presiden Hadiri Akad Massal di Batang