- Walikota Bogor menetapkan Perwali Nomor 11 Tahun 2026 di Balai Kota pada Senin, 15 Juni 2026.
- Aturan tersebut melarang operasional seluruh angkutan kota di Kota Bogor yang telah berusia di atas 20 tahun.
- Pemkot Bogor membentuk tim gabungan untuk menertibkan angkot tua demi mewujudkan sistem transportasi yang lebih modern.
SuaraBogor.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengambil langkah revolusioner dalam menata sistem transportasi perkotaan.
Walikota Bogor, Dedie A. Rachim, resmi menandatangani Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 11 Tahun 2026 yang mengatur tentang pembatasan usia operasional angkutan kota (angkot) di wilayah Kota Bogor.
Melalui aturan baru ini, seluruh armada angkot yang telah berusia di atas 20 tahun dilarang keras untuk beroperasi dan akan dihapuskan dari daftar kendaraan dalam trayek.
Penandatanganan Perwali ini dilakukan di Balai Kota Bogor pada Senin (15/6/2026). Regulasi ini merupakan aturan pelaksana teknis dari Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2023 tentang Transportasi yang sebelumnya telah disosialisasikan secara masif kepada para pemilik jasa transportasi.
"Para pelaku usaha dan pengemudi mempersiapkan diri untuk penutupan atau tidak memberikan lagi ruang bagi kendaraan angkutan di atas 20 tahun. Kan sudah kita berikan waktu cukup lama sejak perda diketok palu sampai dengan Perwali hari ini," katanya, dilansir dari Antara.
Pemkot Bogor selanjutnya akan melaksanakan operasi gabungan untuk memastikan kendaraan angkutan umum yang berusia lebih dari 20 tahun tidak lagi beroperasi di Kota Bogor.
Menurut Dedie, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya penataan transportasi perkotaan agar lebih tertib dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
"Jadi ini sesuai harapan masyarakat, tidak akan ada lagi penumpukan angkutan, tidak ada lagi yang ngetem sembarangan. Secara teknis dan resmi, mulai hari ini kita berlakukan langkah pembatasan yang lebih tegas," ujarnya.
Setelah proses penghentian angkot tua selesai dilakukan, Pemkot Bogor akan melanjutkan program peremajaan dan penyelarasan moda transportasi dengan kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Otak Pembacokan Sadis di Tanah Sareal Ternyata Residivis Begal, Libatkan Pelajar SMK
"Kita akan menyelaraskan dengan moda transportasi modern yang ramah lingkungan. Ini langkah besar Kota Bogor untuk membuat Kota Bogor lebih tertib, lebih maju, dan lebih modern," kata Dedie.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan pemerintah akan segera membentuk tim operasional untuk melakukan sosialisasi dan penertiban di lapangan.
"Setelah itu selesai, baru kita bicara lanjutan tentang peremajaan dan penggantian moda transportasi yang baru. Jadi fokus kita hari ini penghentian dulu angkot yang usianya di atas 20 tahun," katanya.
Menurut Jenal, tim tersebut akan melibatkan unsur Pemkot Bogor dan Forkopimda Kota Bogor sebelum pelaksanaan operasi gabungan terhadap angkot yang tidak lagi memenuhi ketentuan usia kendaraan.
Berita Terkait
-
Otak Pembacokan Sadis di Tanah Sareal Ternyata Residivis Begal, Libatkan Pelajar SMK
-
Anniversary ke-5, ibis Styles Bogor Pajajaran Kolaborasi dengan KADITA: Souvenir Ramah Lingkungan
-
5 Rekomendasi Tempat Nongkrong Alam di Dramaga Bogor yang Lagi Hits 2026
-
Kiosnya Diratakan Alat Berat, Pedagang Puncak Pass Bingung Cari Tempat Jualan Baru
-
Beras 5 Kg Cuma Rp54 Ribu, Warga Bogor Rela Antre Sejak Pagi di Stadion Pakansari
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video
-
Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan