- Satresnarkoba Polres Serang meringkus tersangka NS di Bogor atas kepemilikan narkotika sintetis bernilai hampir satu miliar rupiah.
- Penangkapan ini berawal dari temuan paket mencurigakan di kantor jasa pengiriman wilayah Serang pada Jumat, 3 Juli 2026.
- Pihak kepolisian mengamankan barang bukti berupa cairan dan bibit narkotika serta sedang mengejar pemasok utama jaringan tersebut.
SuaraBogor.id - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang menorehkan pencapaian besar dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika lintas provinsi. Petugas berhasil menyita barang bukti narkotika jenis cairan sintetis (spray) dan bibit sintetis dengan nilai ekonomi mencapai hampir Rp1 miliar.
Dalam operasi ini, polisi meringkus seorang tersangka pria berinisial NS (31) yang diduga kuat menjadi pengedar sekaligus penyedia bahan baku narkotika sintetis untuk wilayah Banten dan sekitarnya.
Kapolres Serang, AKBP Andri Kurniawan, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil pengembangan intelijen yang sangat teliti.
Penyelidikan bermula ketika petugas menemukan sebuah paket mencurigakan di salah satu kantor jasa pengiriman (ekspedisi) di wilayah Serang.
"Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan satu botol cairan spray narkotika sintetis yang dikirim dari wilayah Bogor dengan alamat penerima yang tidak jelas. Temuan ini menjadi pintu masuk kami untuk melacak sumber pengirimnya," ujar AKBP Andri Kurniawan dilansir dari Antara, Jumat (3/7/2026).
Berbekal penelusuran identitas pengirim, tim Satresnarkoba yang dipimpin Iptu Gilang Erlangga bergerak ke Bogor dan berhasil mengamankan tersangka. Dalam penggeledahan di rumah dan kamar kos milik tersangka, petugas menemukan barang bukti dalam jumlah besar.
"Petugas menemukan 84 botol kecil dan 80 botol besar berisi cairan sintetis, serta 28 bungkus bibit narkotika sintetis. Jika ditotal, nilai barang bukti ini mencapai hampir Rp1 miliar," jelasnya.
Kasatresnarkoba Polres Serang, AKP Bondan Rahadiansyah, menambahkan, narkotika tersebut dipasarkan dengan harga cukup tinggi. Untuk satu botol kecil cairan spray dijual seharga Rp1,5 juta, botol besar Rp3 juta, dan satu bungkus bibit narkotika sintetis dijual sekitar Rp20 juta.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka mengaku memperoleh barang tersebut dari seseorang yang dikenal nya melalui media sosial Instagram. Saat ini, pihak kepolisian telah mengantongi identitas pemasok tersebut dan tengah melakukan pengejaran.
"Identitas pemilik akun Instagram tersebut sudah kami kantongi. Tim masih melakukan pengembangan untuk memburu pelaku lain yang menjadi pemasok utama dalam jaringan ini," tegas Bondan.
Baca Juga: Tragedi Subuh di Cilebut, Lansia Asal Kota Bogor Tewas Tertabrak KRL
Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Serang guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Tragedi Subuh di Cilebut, Lansia Asal Kota Bogor Tewas Tertabrak KRL
-
Dirgahayu Bhayangkara ke-80, Bupati Bogor Doakan Polri Selalu Kuat Jadi Pengayom Masyarakat
-
Cara Baru Cek Bansos di Bogor: Warga Kini Bisa Tahu Alasan Tak Pernah Dapat Bantuan
-
Cetak Sejarah Baru! Bogor Hornbills Juara IBL 2026, Bupati Rudy Susmanto Mengaku Bangga
-
Viral Dugaan Kepulan Asap di Pongkor Bogor, Ini Kata Polisi
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Tunggu Tanda Tangan Gubernur Jabar, Pembebasan Lahan Jalan Tambang Bogor Tertunda Lagi
-
Rp90 Miliar Anggaran Lahan Jalan Tambang Dialihkan ke Pendidikan dan Kesehatan Bogor
-
BRI Perkuat Ekosistem MotoGP Mandalika 2026 Lewat Pariwisata, UMKM, dan Keberlanjutan
-
BRI Dorong Prestasi Atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
-
Ferdy Sambo Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Lapas Cibinong, Tensi Agak Tinggi