Andi Ahmad S
Rabu, 01 Juli 2026 | 15:52 WIB
Cara Cek Bansos di Bogor [SuaraBogor/HO/Pemkab Bogor]
Baca 10 detik
  • Pemkab Bogor meluncurkan pilot project Portal Perlinsos di Desa Bojonggede pada Selasa, 30 Januari untuk mendigitalisasi penyaluran bantuan sosial.
  • Program ini memverifikasi data penerima melalui Identitas Kependudukan Digital guna memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan akurat.
  • Integrasi data besar dalam sistem baru ini bertujuan meningkatkan transparansi serta efektivitas pengelolaan bantuan sosial di masa depan.

SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten Bogor resmi memulai langkah besar dalam pembenahan tata kelola bantuan sosial melalui teknologi digital.

Atas arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Desa Bojonggede terpilih menjadi lokasi pilot project implementasi Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos), Selasa (30/1).

Inovasi ini bertujuan untuk menciptakan sistem penyaluran bantuan sosial (bansos) yang lebih akurat, transparan, dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan (right on target).

Dalam uji coba yang berlangsung di Aula Kantor Desa Bojonggede tersebut, sekitar 200 warga dilayani untuk melakukan verifikasi data pada aplikasi Perlinsos.

Program ini merupakan bentuk sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah guna meminimalisir anomali data kemiskinan.

Teti Susanti, salah satu warga Bojonggede, menyambut baik langkah digitalisasi ini. Ia berharap sistem baru ini dapat menjamin kepastian bantuan bagi pendidikan anak-anaknya.

"Semoga melalui Portal Perlinsos, bantuan sosial bisa tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan sehingga kesejahteraan kami meningkat," ujar Teti di lokasi kegiatan.

Ketua Tim Pengelolaan Data Kemiskinan Daerah Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Ferry Ando, menjelaskan bahwa fokus tahap awal adalah verifikasi ulang terhadap penerima eksisting Program Keluarga Harapan (PKH).

Proses verifikasi ini melibatkan penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Warga yang memiliki ponsel akan dipandu oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk aktivasi IKD sebelum datanya diproses di sistem Perlinsos.

Baca Juga: Cetak Sejarah Baru! Bogor Hornbills Juara IBL 2026, Bupati Rudy Susmanto Mengaku Bangga

“Melalui aplikasi ini, kami melakukan verifikasi ulang untuk mengetahui apakah penerima bansos masih memenuhi syarat atau tidak. Hasilnya dapat diketahui secara langsung,” jelas Ferry.

Bagi warga yang tidak memiliki perangkat telepon seluler, Pemkab Bogor telah menyiagakan petugas dan agen lapangan untuk membantu proses verifikasi secara manual, sehingga akses layanan tetap inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Salah satu keunggulan utama Portal Perlinsos adalah kemampuannya dalam memadukan berbagai basis data besar (Big Data).

Hal ini menjamin aspek Authoritativeness (otoritas) data yang dihasilkan lebih valid dibandingkan pendataan konvensional.

"Pemadanan data ini membuat penetapan penerima bantuan menjadi lebih objektif. Masyarakat yang selama ini merasa layak namun belum menerima bantuan, kini bisa mengetahui penyebabnya secara transparan melalui sistem ini," tambah Ferry.

Keberhasilan pilot project di Desa Bojonggede ini merupakan hasil kolaborasi masif berbagai instansi, mulai dari Bapperida, Dinsos, Disdukcapil, DPMD, hingga Diskominfo Kabupaten Bogor dengan pendampingan langsung dari Kementerian Sosial.

Load More