- Polres Bogor dan Polsek Citeureup menangkap remaja berinisial IK pada Kamis (16/7) karena melakukan pengancaman menggunakan senjata tajam.
- Pelaku diduga mengancam dua korban di lokasi berbeda di wilayah Citeureup dengan mengacungkan sebilah golok kepada warga.
- Polisi berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti golok setelah melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman video viral di media sosial.
SuaraBogor.id - Polres Bogor dan Polsek Citeureup berhasil mengamankan seorang remaja berinisial IK (18) yang diduga melakukan pengancaman menggunakan senjata tajam.
Peristiwa yang terjadi dilakukan remaja tersebut viral di media sosial. IK melakukan aksinya di Citeureup menggunakan senjata tajam dan viral di media sosial.
Kapolsek Citeureup Kompol Eddy Santosa mengatakan penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan atas video pengancaman yang beredar di media sosial.
Pelaku diamankan di kediamannya di Kelurahan Puspanegara, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Kamis (16/7) sekitar pukul 18.15 WIB oleh personel Polsek Citeureup bersama Tim Resmob Polres Bogor.
Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi pertama terjadi pada Senin (13/7) sekitar pukul 00.35 WIB di sebuah toko jamu di Kampung Kamurang, Desa Citeureup. Pelaku diduga mengancam seorang pria berinisial T dengan mengacungkan sebilah golok.
"Hasil pemeriksaan juga mengungkap pelaku mengakui kembali melakukan aksi serupa sekitar pukul 03.55 WIB di sebuah warung di Kelurahan Puspanegara terhadap korban berinisial A," kata Eddy.
Ia menjelaskan personel Polsek Citeureup segera melakukan olah tempat kejadian perkara, mengarahkan korban membuat laporan polisi, dan berkoordinasi dengan Tim Resmob Polres Bogor hingga keberadaan pelaku berhasil diketahui.
Saat ditangkap, polisi turut mengamankan barang bukti berupa senjata tajam jenis golok yang diduga digunakan pelaku saat melakukan pengancaman.
Eddy menegaskan Polres Bogor tidak akan memberi ruang bagi aksi premanisme, intimidasi, maupun kepemilikan senjata tajam secara ilegal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Baca Juga: Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman
"Kami mengimbau masyarakat tidak ragu melaporkan setiap gangguan kamtibmas kepada kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti," ujarnya. [Antara].
Berita Terkait
-
Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman
-
Proyek PSEL Kayumanis Terancam Cacat Hukum, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot Jangan Asal Tabrak Perda
-
Jamin Jalur Wisata Bersih Bangunan Liar, Pemkab Cianjur Minta Pedagang Tunggu Kajian Relokasi
-
Mahfud MD Soroti Prosedur Cacat KUHAP Kasus Eks Jampidsus, KPK Pilih Merespons Hati-hati
-
Kali Baru Cibinong Lumpuh Total! 60 Truk Dikerahkan Angkut Ratusan Ton Sampah
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Realisasi Anggaran BTT Pemkab Bogor Baru 41 Persen, Sisa Rp52,1 Miliar Disiapkan untuk Bencana
-
McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB
-
KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT
-
KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir