- Camat Rancabungur Dita Aprilia mengimbau tukang cukur memasang bendera di Bogor pada tujuh Agustus 2026.
- Seorang rekan media yang bukan pegawai kecamatan memicu adu mulut emosional saat melakukan perekaman video.
- Permasalahan selesai secara kekeluargaan melalui mediasi RT RW dan tukang cukur telah memasang bendera tersebut.
SuaraBogor.id - Sebuah rekaman video yang memperlihatkan insiden adu mulut antara seorang tukang cukur rambut dan seseorang yang menegurnya akibat belum memasang bendera Merah Putih viral di media sosial.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi di Desa Bantarkambing, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dalam video yang beredar luas di tengah masyarakat, tukang cukur tersebut tampak tetap bersikap tenang dan santai sembari melanjutkan pekerjaannya melayani pelanggan, meskipun situasi memanas dan merasa terganggu dengan kehadiran orang yang merekam aksinya.
Camat Rancabungur, Dita Aprilia, memberikan penjelasan mengenai peristiwa yang belakangan menjadi perbincangan hangat di jagat maya tersebut.
Menurut Dita, peristiwa itu terjadi pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Pada hari tersebut, pihak Kecamatan Rancabungur kata dia sedang menggelar kegiatan aksi bersih-bersih lingkungan sekaligus membagikan bendera Merah Putih gratis kepada warga sekitar.
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dita menjelaskan bahwa persediaan bendera yang dibawa pihak kecamatan saat itu sudah sangat menipis karena pembagian telah berlangsung secara bertahap sejak 1 Agustus.
Oleh sebab itu, jajarannya memberikan imbauan secara langsung kepada warga maupun pemilik usaha yang terlihat belum memasang bendera Merah Putih agar segera mengibarkannya.
Baca Juga: Menjelang HUT ke-81 RI, Pemkab Bogor Bagikan Bendera Merah Putih ke 40 Kecamatan
Dita menegaskan bahwa ketika mendatangi tempat pangkas rambut tersebut, dirinya hanya memberikan imbauan secara persuasif dan baik-baik.
Langkah ini mengacu pada Surat Edaran Bupati Bogor yang disalurkan melalui Bakesbangpol.
Namun, keributan terjadi saat Dita sedang beristirahat. Seseorang yang disebutnya sebagai rekan dari media terlibat percekcokan dan adu mulut dengan tukang cukur tersebut.
Camat Rancabungur menegaskan bahwa oknum yang bersikap emosional dan merekam kejadian itu bukan merupakan bagian dari pegawai maupun jajaran Kecamatan Rancabungur.
“Itu bukan pegawai kecamatan,” tegas Dita kepada wartawan.
Dita sangat menyayangkan cara penyampaian teguran yang terkesan emosional hingga memicu kegaduhan.
Berita Terkait
-
Menjelang HUT ke-81 RI, Pemkab Bogor Bagikan Bendera Merah Putih ke 40 Kecamatan
-
Nilainya Fantastis! Bea Cukai Bogor Musnahkan 10 Juta Batang Rokok Ilegal Rp15,2 Miliar
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Dihadiri Ustaz Maulana, Pengajian TP-PKK di Masjid Nurul Wathon Sedot Perhatian Warga Lintas Daerah
-
Mulai dari Kebun Raya Hingga Puncak, Ini Daftar Rute Bus Listrik Baru di Bogor
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Menjelang HUT ke-81 RI, Pemkab Bogor Bagikan Bendera Merah Putih ke 40 Kecamatan
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian lewat Pendampingan dan Akses Pasar
-
Nilainya Fantastis! Bea Cukai Bogor Musnahkan 10 Juta Batang Rokok Ilegal Rp15,2 Miliar
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor