- Presiden Prabowo Subianto menyebut Susanah sebagai pengupas bawang dalam pidato kenegaraan di Jakarta, Jumat (14/8/2026).
- Keluarga mengklarifikasi bahwa Susanah sebenarnya bekerja sebagai penjahit lap majun dan pencuci ompreng di Bogor.
- Pernyataan tersebut mengejutkan keluarga karena tidak sesuai dengan profesi asli Susanah yang sebenarnya.
SuaraBogor.id - Nama Susanah, warga Kampung Ciuncal, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, mendadak jadi perbincangan usai disebut oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR-DPD di Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Namun, pihak keluarga melayangkan klarifikasi atas profesi yang disampaikan orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Wina (38), adik ipar Susanah, menegaskan bahwa kerabatnya itu sehari-hari bukan bekerja sebagai buruh pengupas bawang, melainkan seorang penjahit lap majun sekaligus pencuci ompreng di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Jadi yang dibilang Prabowo salah, Bu Susanah bukan pengupas bawang,” ujar Wina saat ditemui Suara.com di kediaman Susanah, Senin (17/8/2026).
Wina menceritakan, Susanah biasa menjahit lap majun sejak pagi hari, lalu melanjutkannya dengan mencuci ompreng di SPPG sekitar pukul 13.00 WIB.
Prabowo menyebut Susanah bekerja sebagai buruh harian pengupas bawang dengan bayaran Rp700 ribu per kilogram.
Pernyataan itu kemudian menuai perhatian publik dan ramai dibicarakan di media sosial.
Wina mengatakan keluarga dan warga sekitar terkejut karena profesi yang disebutkan tidak sesuai dengan pekerjaan Susanah.
“Ya kaget aja, semuanya juga bingung di sini, keluarga tetangga semuanya, mungkin saya pikir juga Pak Prabowo salah sebut, kan aslinya Bu Susanah penjait sama pencuci ompreng di SPPG,” kata Wina.
Baca Juga: Baru Jadi Dirusak Tangan Jahil, Mural Kemerdekaan Bawah Flyover Cileungsi Jadi Korban Vandalisme
Susanah juga sempat menghubungi Wina melalui WhatsApp karena bingung mendengar dirinya diperkenalkan sebagai pengupas bawang.
Wina kemudian meminta Susanah tetap tenang dan mengikuti acara hingga selesai.
“Dia sampai nge WA saya, bingung katanya disebut tukang kupas bawang, ya saya tenangin aja ke dia biar ikutin acara sampai selesai,” katanya.
Wina menjelaskan, Susanah bukan pemilik usaha pembuatan lap majun.
Ia hanya berstatus sebagai pekerja. Mesin jahit dan bahan yang digunakan juga merupakan milik orang lain.
“Kalau mesin jahit sama bahannya punya orang (bosnya), beliau cuman kuli disitu,” kata Wina.
Tag
Berita Terkait
-
Baru Jadi Dirusak Tangan Jahil, Mural Kemerdekaan Bawah Flyover Cileungsi Jadi Korban Vandalisme
-
Hasil Operasi Maraton Juni-Agustus, Polres Bogor Musnahkan Sabu Hingga Jutaan Obat Terlarang
-
Pemkab Bogor Siapkan Tim Medis dan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri
-
Nama Disebut di Pidato Kenegaraan, Realitas Hidup Susanah Tetap Bertumpu Pada Upah Rp700
-
Disebut Pengupas Bawang oleh Prabowo, Susanah Ternyata Penjahit Lap dan Pencuci Ompreng SPPG
-
Baru Jadi Dirusak Tangan Jahil, Mural Kemerdekaan Bawah Flyover Cileungsi Jadi Korban Vandalisme
-
Hasil Operasi Maraton Juni-Agustus, Polres Bogor Musnahkan Sabu Hingga Jutaan Obat Terlarang