- Pemkab Bogor dan Kementerian PKP berkolaborasi memperbaiki 6.500 unit rumah tidak layak huni mulai tahun 2025.
- Menteri PKP Maruarar Sirait dan Bupati Bogor Rudy Susmanto membahas percepatan penanganan 746 ribu RTLH pada Juli 2026.
- Program renovasi rumah di Kabupaten Bogor ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan serta menggerakkan ekonomi masyarakat lokal.
Kepastian penambahan bantuan akan diputuskan setelah pemerintah menyelesaikan evaluasi terhadap kesiapan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menjalankan program tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Maruarar usai menerima kunjungan Bupati Bogor Rudy Susmanto di Jakarta, Jumat 24 Juli 2026 malam.
Menurutnya, Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, sekitar 5,76 juta jiwa, membutuhkan perhatian khusus dalam penyediaan hunian yang layak.
"Tadi backlog yang tidak punya, yang RTLH di Bogor ada 746 ribu, masih besar sekali," ujar Maruarar.
Berdasarkan hasil evaluasi sementara, Kabupaten Bogor masih menghadapi persoalan sekitar 746 ribu RTLH.
Karena itu, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah akan memperkuat kolaborasi untuk mempercepat penanganan rumah tidak layak huni secara berkelanjutan.
Maruarar mengungkapkan alokasi bantuan bedah rumah untuk Kabupaten Bogor mengalami peningkatan signifikan.
Jika pada tahun lalu hanya mencapai 1.346 unit, pada tahun ini jumlahnya meningkat menjadi sedikitnya 6.396 unit.
Menurutnya, peningkatan tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mempercepat pengurangan RTLH sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak, aman, dan sehat.
Baca Juga: Kabar Gembira Anak Muda Bogor! Eks Gedung Kesenian Cibinong Disulap Jadi Siliwangi Center
Ia menegaskan, pemerintah masih membuka peluang untuk menambah kuota bantuan apabila hasil evaluasi menunjukkan Kabupaten Bogor siap melaksanakan program secara tepat sasaran, cepat, dan berkualitas.
"Nanti kita pelajari kesiapannya. Kalau memang siap, kita masih ada alokasi. Minggu depan kita kasih kepastiannya," singkat Maruarar.
Berita Terkait
-
Kabar Gembira Anak Muda Bogor! Eks Gedung Kesenian Cibinong Disulap Jadi Siliwangi Center
-
Bikin Bangga! Bupati Bogor Rudy Susmanto Hadiahi Alat Musik Baru untuk Peseni Cilik Cibungbulang
-
HUT ke-81 RI, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Masyarakat Perkuat Semangat Gotong Royong
-
KPK Usut Kasus di Pemkab Bogor, Sekda Pastikan Layanan Bappenda cs Tak Terganggu
-
KPK Buka Suara, Tegaskan Tak Ada Operasi Tangkap Tangan di Kabupaten Bogor
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Gandeng Pakar hingga Akademisi, WALHI Jabar Harap EIGER Nature Jadi Pilot Project
-
Dedie Rachim: Leuweung Batutulis Tak Bisa Sepenuhnya Jadi Hutan Kota
-
Hadiri Hari Kesaktian Pancasila, Adityawarman Tegaskan Pentingnya Persatuan
-
DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk
-
KPK Periksa Menteri Nusron Wahid Hari Ini