- Polres Bogor membubarkan tawuran 400 gangster bersenjata tajam di Cibinong pada Kamis dini hari, 27 Agustus 2026.
- Petugas kepolisian berhasil menangkap tiga pelaku, menyita tujuh celurit, serta mengamankan satu korban luka parah akibat bacokan.
- Bupati Rudy Susmanto langsung meninjau RSUD Cibinong pukul 03.00 WIB guna memastikan korban mendapat penanganan medis terbaik.
SuaraBogor.id - Kawasan Jalan Raya Jakarta-Bogor kembali menjadi saksi bisu aksi kekerasan jalanan yang melibatkan massa dalam skala besar.
Pada Kamis dini hari (27/8/2026), perang antarkelompok gangster pecah dan melumpuhkan jalur utama di Kecamatan Cibinong.
Kejadian ini tidak hanya menggegerkan netizen melalui video viral, tetapi juga memicu respons langsung dari pimpinan tertinggi daerah.
Berikut adalah 6 fakta krusial terkait tawuran kolosal tersebut yang perlu Anda ketahui:
1. Skala Massa Fantastis: 400 Orang dan 250 Motor
Bentrokan ini bukan tawuran biasa. Pihak Kepolisian Resor (Polres) Bogor mengestimasi jumlah massa yang terlibat mencapai 400 orang dengan konvoi sekitar 200 hingga 250 sepeda motor.
Massa dari kedua kubu memenuhi seluruh badan jalan sambil mengacungkan senjata tajam berukuran besar (gobang dan celurit) dari atas kendaraan mereka.
2. Berawal dari "Janjian" di Media Sosial
Kasat Samapta Polres Bogor, AKP Yogi Nugraha, mengungkapkan bahwa bentrokan tersebut diduga kuat telah direncanakan.
Baca Juga: KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
Kelompok-kelompok gangster ini melakukan komunikasi melalui media sosial untuk menentukan titik temu dan waktu pertempuran. Polisi yang sudah mengendus pergerakan ini segera melakukan pengejaran secara senyap.
3. Taktik Pengepungan oleh Tim Sat Samapta
Kepolisian bergerak taktis sekitar pukul 02.00 WIB. Petugas membuntuti rombongan dari belakang hingga massa terjebak dalam posisi terkepung.
"Kita ikutin dari belakang, mereka terkepung dan tawuran akhirnya pecah juga," ujar AKP Yogi.
Dalam operasi tersebut, polisi berhasil menangkap tiga orang terduga pelaku dan menyita tujuh bilah celurit raksasa sebagai barang bukti.
4. Satu Korban Luka Parah: Jari Terkena Sabetan Celurit
Berita Terkait
-
KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Pastikan Korban Tawuran Ditangani RSUD, Bupati Bogor: Jaga Kondusivitas, Jangan Ada Korban Lagi
-
Bela Istri yang Ditendang, Pria di Cibinong Tewas Ditikam Saat Beli Gorengan
-
Respons Protes Habib Bahar, Pemkab Bogor Tutup Pabrik Minol di Citeureup
-
Hasil Patungan Personel Polres Bogor, Bantuan Rp100 Juta Tiba di Manggarai Timur NTT
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Tampil Dominan, Soft Tenis Kabupaten Bogor Segel Gelar Juara Umum Porprov Jabar 2026
-
Ibu Rumah Tangga Terlibat Peredaran Narkoba di Bogor
-
Kabar Baik Warga Ciomas dan Sekitarnya, Kemacetan Laladon Mulai Digarap 2027
-
Garap Rentetan Saksi Korupsi HGB Summarecon, KPK Panggil Pejabat BPN Bogor hingga Petinggi Swasta
-
Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah