- Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan seluruh program pembangunan dan layanan masyarakat tetap berjalan normal tanpa gangguan pada Senin (31/8/2026).
- Pemerintah Kabupaten Bogor menghormati proses hukum oleh KPK dan menyerahkan sepenuhnya penyidikan kepada lembaga penegak hukum tersebut tanpa intervensi.
- Rudy meminta jajarannya mempercepat penanganan infrastruktur, pendidikan, dan kemiskinan agar selesai sebelum masa menjelang tahun politik 2029.
SuaraBogor.id - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa seluruh program pembangunan dan layanan masyarakat di Kabupaten Bogor dipastikan tetap berjalan normal 100 persen, meski proses hukum oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah berlangsung.
"Pada saat proses ini berjalan, kami pastikan pelayanan di Pemerintah Kabupaten Bogor tidak boleh terganggu. Semua harus berjalan normal," ujar Rudy Susmanto, Senin (31/8/2026).
Ia menegaskan Pemkab Bogor menghormati seluruh proses hukum yang dilakukan KPK dan tidak akan melakukan intervensi dalam bentuk apa pun.
Menurut Rudy, KPK merupakan lembaga penegak hukum yang independen sehingga pemerintah daerah menyerahkan sepenuhnya proses penyidikan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Kami Pemerintah Kabupaten Bogor tunduk, patuh terhadap segala kebijakan, segala langkah-langkah yang hari ini sedang ditempuh oleh aparat penegak hukum, Komisi Pemberantasan Korupsi,” ujarnya.
Rudy mengakui proses hukum tersebut sempat menimbulkan keraguan di sebagian organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mengambil langkah.
Terlebih, menurut dia, proses KPK telah menyentuh sejumlah perangkat daerah, mulai dari Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), hingga Dinas Pendidikan.
Namun, Rudy meminta jajarannya tidak menjadikan situasi tersebut sebagai alasan untuk memperlambat pelaksanaan program yang telah dialokasikan dalam APBD Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2026.
Terlebih, Pemkab Bogor hanya memiliki waktu sekitar empat bulan hingga akhir tahun untuk menyelesaikan berbagai agenda pembangunan.
Baca Juga: KPK Periksa Pejabat Bogor Terkait Dugaan Kasus Korupsi
“Masyarakat menunggu langkah kita, masyarakat menunggu kiprah kita. Infrastruktur, program-program yang sudah teranggarkan dalam postur APBD tahun anggaran 2026, pastikan semuanya berjalan,” kata Rudy.
Ia menekankan seluruh program harus memberikan dampak langsung kepada masyarakat, termasuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga pelayanan dasar lainnya.
Ketika ditanya apakah Pemkab Bogor akan tetap “gas” menjalankan pembangunan di tengah proses hukum tersebut, Rudy menegaskan pemerintah daerah tidak akan menghentikan agenda yang telah direncanakan.
“Tetap gas terus,” ujarnya.
Rudy menyebut Kabupaten Bogor masih menghadapi berbagai persoalan yang membutuhkan percepatan penanganan, mulai dari jalan dan sekolah rusak, rumah tidak layak huni hingga kemiskinan.
Ia menargetkan persoalan jalan dan sekolah rusak dapat dituntaskan secara bertahap pada 2027-2028, sebelum memasuki masa menjelang tahun politik 2029.
Tag
Berita Terkait
-
KPK Periksa Pejabat Bogor Terkait Dugaan Kasus Korupsi
-
Hilal Firmansyah Panen Dukungan Jelang Muskab Kadin Bogor
-
KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa di Disdik Bogor
-
Stok Melimpah 640 Ribu Blanko, Cetak e-KTP di Kabupaten Bogor Tak Perlu Antre Lama
-
6 Fakta Tawuran 400 Anggota Gangster di Cibinong, Hingga Rudy Susmanto Turun Tangan Jam 3 Pagi
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT
-
KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir
-
Tangani Kebakaran TPAS Galuga 24 Jam, Bupati Bogor Kerahkan Tim Patroli Jalan Kaki hingga Alat Berat
-
Berjibaku 24 Jam di TPAS Galuga, Sinergi Bogor Raya Tekan Kobaran Api Hingga Sisa Titik Akhir