- Siswa kelas XI SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur meluncurkan dua buku karya mereka pada 27 September 2026.
- Pembuatan buku tersebut dikerjakan selama sembilan bulan melalui proses pembelajaran, kurasi, dan penyuntingan profesional.
- Proyek literasi sekolah ini bertujuan membangun budaya menulis serta menekankan pentingnya orisinalitas di tengah perkembangan kecerdasan buatan.
Peluncuran dua buku tersebut juga menjadi momentum untuk menekankan pentingnya orisinalitas karya siswa di tengah perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Direktur Kebhayangkaraan, Irjen Pol M. Sugiarto, mengingatkan agar penggunaan teknologi tidak menghilangkan daya kritis dan pemikiran orisinal siswa dalam menghasilkan karya.
“Kalau kita menyatakan bagaimana pengaruh AI di zaman sekarang, hampir tidak mungkin kita tidak melirik AI. Tetapi seberapa orisinal tulisan kita? Tulis dulu, tuangkan pikiran kita, baru dalam proses selanjutnya melibatkan AI,” tegasnya.
Menurut Sugiarto, pengalaman dan sudut pandang pribadi harus tetap menjadi dasar dalam proses berkarya. Sementara teknologi dapat digunakan sebagai alat bantu dalam tahapan berikutnya.
Ia berharap keberhasilan siswa menerbitkan dua buku tersebut dapat mendorong lahirnya karya-karya baru di lingkungan sekolah.
“Setelah kita mencoba dan berhasil, insya Allah kita akan memancing karya-karya yang lain. Jadi, terus berkarya. Negara ini membutuhkan karya-karya, bukan sekadar orang yang pintar. Karya yang bisa dirasakan orang lain,” tuturnya.
Sugiarto juga mengajak para siswa untuk terus menulis dan tidak ragu menuangkan pengalaman maupun pemikiran mereka dalam bentuk karya.
“Teruslah berkarya karena setiap dari kalian punya cerita, punya narasi yang menunggu untuk dituliskan. Semua orang layak menulis sesuatu tentang apa yang mereka lihat dan rasakan,” pungkasnya.
Baca Juga: 65 Lapak PKL Jalan Nyi Raja Permas Dibongkar
Berita Terkait
-
65 Lapak PKL Jalan Nyi Raja Permas Dibongkar
-
Pohon Flamboyan 40 Meter Tumbang Timpa Pedagang dan Pembeli di Bogor
-
Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot
-
Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal
-
Lapas Rasa Apartemen di Cibinong, Ahmad Sahroni: Jangan Hukum Keras di Depan, Lemah di Belakang
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 6 Sepatu Slip On Tanpa Tali Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Harga Mulai Rp120 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Tugas Sekolah Berbuah Dua Buku, Siswa SMA Kemala Bhayangkara Gunungsindur Tembus Dunia Literasi
-
65 Lapak PKL Jalan Nyi Raja Permas Dibongkar
-
Pohon Flamboyan 40 Meter Tumbang Timpa Pedagang dan Pembeli di Bogor
-
BRI Peduli Berikan Sepeda untuk Siswa SD di Semarang Agar Lebih Semangat Tempuh Pendidikan
-
Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot