- Sapi ras Madura milik Femas Candra dari Boyolali berhasil meraih juara pertama kelas sapi unik.
- Ajang Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 tersebut diselenggarakan di Lapangan Panahan Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor.
- Kompetisi ini bertujuan mempertemukan peternak dari berbagai daerah sekaligus memperkenalkan potensi sektor peternakan nasional.
SuaraBogor.id - Keunikan sapi ras Madura milik Femas Candra sukses memikat para juri dalam ajang Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Berbeda dari sapi pada umumnya, sapi asal Boyolali, Jawa Tengah ini terlahir unik dengan enam kaki.
Tak heran jika sapi tersebut berhasil membawa pulang piala juara pertama untuk kategori kelas sapi unik. Femas pun menyampaikan rasa syukur atas pencapaian sang sapi berkaki enam yang tampil menonjol di Cibinong.
"Alhamdulillah mendapat juara satu di kelas sapi unik di APPSI Piala Presiden. Ini dikategorikan unik karena berkaki enam. Ini dengan jenis ras Madura," kata Femas.
Ia membawa sapi tersebut dari Boyolali untuk mengikuti kontes yang digelar di Lapangan Panahan Gelora Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.
Menurut dia, keikutsertaan dalam kontes tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan sapi dengan karakteristik fisik yang tidak biasa kepada masyarakat.
Sapi berkaki enam itu menjadi salah satu peserta dalam kelas unik yang dipertandingkan pada Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026.
Kontes tersebut mempertemukan peternak dan penggemar sapi dari sejumlah wilayah di Indonesia, antara lain Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, dan Kalimantan.
Selain kelas unik, penyelenggara mempertandingkan sejumlah kategori untuk menampilkan beragam jenis sapi yang dibawa para peternak dari berbagai daerah.
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 digelar di Lapangan Panahan Gelora Pakansari sebagai bagian dari upaya mempertemukan pelaku peternakan sekaligus menjadi ruang bertukar pengalaman antarpeserta.
Baca Juga: Dua Meninggal dan Lima Luka-Luka Usai Motor Roda Tiga Nekat Salip Truk di Cileungsi Bogor
Pemerintah Kabupaten Bogor menyambut penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya memperluas jejaring antarpelaku peternakan serta mengenalkan potensi peternakan dari berbagai daerah. [Antara].
Berita Terkait
-
Dua Meninggal dan Lima Luka-Luka Usai Motor Roda Tiga Nekat Salip Truk di Cileungsi Bogor
-
Tunggu Tanda Tangan Gubernur Jabar, Pembebasan Lahan Jalan Tambang Bogor Tertunda Lagi
-
Rp90 Miliar Anggaran Lahan Jalan Tambang Dialihkan ke Pendidikan dan Kesehatan Bogor
-
Ferdy Sambo Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Lapas Cibinong, Tensi Agak Tinggi
-
Kemenimipas Robohkan Bangunan Swadaya di Lapas Cibinong, Status Lahan Milik Pemkab Bogor
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Sapi Unik Berkaki Enam Asal Boyolali Sabet Juara Pertama APPSI Piala Presiden 2026 di Cibinong
-
Dua Meninggal dan Lima Luka-Luka Usai Motor Roda Tiga Nekat Salip Truk di Cileungsi Bogor
-
Tunggu Tanda Tangan Gubernur Jabar, Pembebasan Lahan Jalan Tambang Bogor Tertunda Lagi
-
Rp90 Miliar Anggaran Lahan Jalan Tambang Dialihkan ke Pendidikan dan Kesehatan Bogor
-
BRI Perkuat Ekosistem MotoGP Mandalika 2026 Lewat Pariwisata, UMKM, dan Keberlanjutan