Andi Ahmad S
Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:37 WIB
Ilustrasi pelajar di Kabupaten Bogor diduga keracunan MBG. [Dok Suara.com/AI]
Baca 10 detik
  • Sebanyak 114 siswa SMPN 2 Cisarua Kabupaten Bogor diduga keracunan makanan program MBG pada Rabu, 21 Oktober 2026.
  • Hingga Kamis, 22 Oktober 2026, sebanyak 113 siswa telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis.
  • Satu siswa masih dirawat di RSPG Cisarua untuk diobservasi lebih lanjut dengan kondisi umum yang sudah stabil.

SuaraBogor.id - Sebanyak 114 siswa SMP Negeri 2 Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dilaporkan mengalami dugaan keracunan makanan setelah mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (21/10/2026).

Berdasarkan pembaruan data dari Humas Rumah Sakit Paru (RSPG) Cisarua, Iwan, hingga Kamis (22/10/2026) pukul 05.45 WIB, sebanyak 113 siswa telah diperbolehkan pulang.

Sementara itu, satu siswa lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Korban 114 orang. Satu orang rawat di ruang Mawar, 113 sudah pulang," kata Iwan saat dikonfirmasi, Kamis (22/10/2026).

Iwan menjelaskan, siswa yang masih dirawat membutuhkan observasi serta penanganan lebih lanjut. Meski demikian, secara umum kondisi pasien dilaporkan sudah stabil.

"Ada kondisi lainnya yang memang perlu diobservasi dan perlu penanganan lebih lanjut. Namun, secara kondisi umum sudah stabil," ujarnya.

Hingga pembaruan data tersebut disampaikan, satu siswa masih menjalani perawatan di RSPG Cisarua untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kasus dugaan keracunan ini menjadi perhatian setelah sejumlah siswa SMPN 2 Cisarua mengalami gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan konsumsi makanan dari program MBG.

Penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam pemeriksaan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Saat Pesantren dan Ormas Islam Jadi Pahlawan Pendidikan di Pelosok Bogor

Load More