Namun, dr Sandy Prasetyo mengatakan, ayah bayi baru lahir itu sempat menitip pesan untuk mengazankan anaknya.
"Foto 1 dan 4, pasien saya rutin kontrol dari awal hamil. Sampailah saat persalinan akan tiba, pasien dan suami diswab untuk persiapan persalinan. Hasilnya suami positif sehingga harus dirawat di RS 'Dok titip ya azankan anak saya'," ujar dr Sandy.
Cerita bayi kedua ternyata lebih memilukan. Pasalnya, sang ayah yang telah menunggu momen mendapat momongan harus berpulang lebih dulu sebelum anaknya lahir ke dunia.
Dikabarkan oleh dr Sandy Prasetyo, ayah bayi baru lahir itu sebelumnya rajin mendampingi istrinya kontrol rutin setiap bulan. Mereka tidak pernah sama sekali lewat dari jadwal yang ditentukan sampai tiba pada minggu ke-33 kehamilan.
Baca Juga:Viral Potret Lawas Siswi SMA Tahun 1988, Bagian Ini Bikin Warganet Salfok

Pasalnya, ternyata pasangan suami istri itu terpapar virus Covid-19. Alhasil, kontrol sempat tertunda beberapa saat.
Pada usia kehamilan minggu ke-36, pasien melanjutkan kontrol tatap muka karena sudah dinyatakan negatif Covid-19. Hanya saja dia sendiri, tanpa didampingi suami seperti sebelumnya.
Tiga hari berselang, istri datang bersama sepupunya. Saat itu, dr Sandy Prasetyo belum tahu suami pasiennya itu telah meninggal dunia.
"Tiga hari kemudian pasien saya datang masuk ruangan praktik ditemani sepupunya. Seperti biasa saya sapa antusias, 'Halo Ibu Alhamdulillah ya udah sehat. Bapak mana, Bu?' sambil saya tengok ke arah luar pintu, nungguin suaminya masuk," kenang dr Sandy.
Tidak disangka, pasiennya itu justru menangis sesenggukan. Dia tidak bisa berbicara sepatah kata pun. Oleh sebab itu, dia kemudian bertanya kepada sepupu yang mendampinginya. Kontan saja, jawaban sepupu itu membut dr Sandy Prasetyo terkejut sejadi-jadinya.
Baca Juga:Viral Kisah Nenek Tidur di Gerbang Masjid, Alasannya Ogah Masuk Disorot
"Kaget saya, tiga minggu sebelum lahiran ternyata suami meninggal dunia karena Covid-19," tutur dr Sandy.