Tetapi jika Boeing 737-900 itu dikeluarkan dari daftar, maka rata-rata usia pesawat Sriwijaya Air adalah hampir 19 tahun. Bandingkan dengan Garuda, yang usia rata-rata pesawatnya sekitar 8,3 tahun.
Selain usia pesawat, masih banyak faktor yang menyebabkan tingginya angka kecelakaan udara di Tanah Air. Mulai dari cuaca, gunung berapi, manajemen penerbangan, hingga faktor bahasa.
Belum diketahui apa penyebab jatuhnya Sriwijaya Air SJ182. Diduga titik terang kecelakaan mematikan ini baru terlihat setelah kotak hitam pesawat ditemukan.
Baca Juga:Sriwijaya Air Jatuh, Luhut Soroti Pemeliharaan Pesawat