Kampanye Vaksin COVID-19 ala Jokowi Disebut Seperti Sunatan Massal

Kritik itu disampaikanAktivis HAM Haris Azhar. Haris Azhar sendiri mengaku belum ingin disuntik vaksin covid-19 sinovac.

Pebriansyah Ariefana | Nur Afitria Cika Handayani
Jum'at, 15 Januari 2021 | 08:20 WIB
Kampanye Vaksin COVID-19 ala Jokowi Disebut Seperti Sunatan Massal
Presiden Joko Widodo (tengah) bersiap disuntik dosis pertama vaksin COVID-19 produksi Sinovac oleh vaksinator Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Prof Abdul Mutalib (kanan) di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1/2021). [ANTARA FOTO/HO/Setpres-Agus Suparto]

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah mendapatkan dosis pertama vaksin Sinovac Covid-19.

Sejumlah tokoh pun telah mendapatkan suntikan vaksin covid-19. Mereka memberikan testimoni dan mengajak masyarakat agar tidak ragu mengikuti vaksinasi.

Pemerintah diketahui menargetkan 70 persen atau 182 juta masyarakat untuk disuntik vaksin covid-19.

Sementara itu, Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amisryah Tambunan mengatakan dirinya tetap sehat usai menerima vaksin covid-19.

Baca Juga:Viral Video Tenaga Medis Pijat Pasien Covid-19, Aksinya Bikin Terharu

Untuk itu, dirinya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak ragu mengikuti vaksinasi covid-19.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini