WHO Pastikan Setiap Orang di Dunia Divaksinasi Covid-19

Organisasi itu meminta orang-orang di dunia tidak perlu panik tidak bisa mengakses vaksin Covid-19.

Risna Halidi | Lilis Varwati
Kamis, 21 Januari 2021 | 11:21 WIB
WHO Pastikan Setiap Orang di Dunia Divaksinasi Covid-19
Salah satu petugas kesehatan yang mendapatkan kartu vaksinasi Covid-19 setelah divaksin di Puskemas Ngemplak II, Sleman, Jumat (15/1/2021). [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

SuaraBogor.id - Memasuki setahun pandemi Covid-19, banyak negara di dunia yang sudah melakukan program vaksinasi termasuk Indonesia.

WHO menyebut bahwa penyuntikan vaksin bisa menjadi salah satu upaya efektif, selain penerapan protokol kesehatan, untuk mencegah penularan virus yang semakin luas.

Walau kebutuhan dosis vaksin disetiap negara tinggi, WHO juga memastikan bahwa ketersediaannya akan tercukupi.

Organisasi itu meminta orang-orang di dunia tidak perlu panik tidak bisa mengakses vaksin Covid-19.

Baca Juga:Ternyata Ini Alasan Indonesia Ambil Vaksin dari China

Asisten direktur jenderal WHO Mariangela Simao mengatakan badan kesehatan PBB sedang bekerja untuk memastikan akses vaksin virus corona di seluruh dunia.

"Tidak ada yang perlu panik, karena Anda akan mendapatkan vaksin. Kami telah bekerja sangat keras untuk memastikan bahwa semua negara, semua populasi, memiliki kesempatan untuk mengakses vaksin ini," katanya pada siaran langsung media sosial WHO dikutip Channel News Asia.

Simao mengatakan bahwa sekitar 50 negara telah memulai kampanye vaksinasi, dengan lebih dari 40 di antaranya adalah negara berpenghasilan tinggi.

Fasilitas COVAX yang dipimpin bersama WHO, upaya pengadaan dan distribusi vaksin yang dikumpulkan secara global, telah mencapai kesepakatan dengan lima produsen untuk 2 miliar dosis vaksin.

Bertujuan untuk mendapatkan vaksin bagi 20 persen populasi di setiap negara yang berpartisipasi pada akhir tahun, dengan pendanaan yang tercakup untuk 92 ekonomi berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah yang terlibat.

Baca Juga:Hari Pelantikan Joe Biden, Kematian karena Covid-19 di AS Tembus 400.000

"Kami mengharapkan dosis pertama mencapai negara-negara pada akhir Februari," kata Simao.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini

Tampilkan lebih banyak