Korban Banjir Bandang Puncak Bogor Sudah Pulang ke Rumah

Saat ini, ada 191 jiwa dari 57 kepala keluarga (KK) yang masih mengungsi di pondokan milik Agro Wisata Gunung Mas.

Pebriansyah Ariefana
Minggu, 24 Januari 2021 | 13:48 WIB
Korban Banjir Bandang Puncak Bogor Sudah Pulang ke Rumah
Warga melihat permukiman yang disampu banjir bandang di Kampung Gunung Mas, Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/1/2021). [Antara/Yulius Satria Wijaya]

SuaraBogor.id - Korban banjir bandang Puncak Bogor sudah pulang ke rumah. Meski sebagain pengungsi masih di rumah mereka.

Sebelumnya banjir bandang terjadi di Gunung Mas Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor. Saat ini, ada 191 jiwa dari 57 kepala keluarga (KK) yang masih mengungsi di pondokan milik Agro Wisata Gunung Mas.

Camat Cisarua Deni Humaedi mengatakan, dari 1.025 jiwa pengungsi yang tersebar di dalam dan luar area Gunung Mas Puncak, saat ini hanya tersisa warga yang mengungsi di dalam area Gunung Mas, yakni di pondokan.

“Mayoritas sudah kembali, di luar pada zona bahaya dan warga manula, sakit, atau hamil. Sekarang tidak ada lagi posko pengungsian di luar (area Gunung Mas),” kata Deni kepada Republika, Minggu (24/1/2021).

Baca Juga:Pemeriksaan Kesehatan Korban Banjir Bandang Kalimantan Selatan

Deni menjelaskan, petugas gabungan Polsek Cisarua, Taruna Tanggap Bencana (Tagana), beserta relawan mendata para pengungsi, sekaligus mengecek rumah yang ditinggalkan pascabencana. Hal itu dilakukan untuk melaksanakan pergeseran pengungsi ke rumahnya masing-masing.

Seorang warga berada di puing-puing rumah akibat banjir bandang di Desa Waki, Kecamatan Batu Benawa,Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Rabu (20/1/2021). Berdasarkan data bencana alam banjir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada Selasa (18/1/2021) sebanyak 57.624 jiwa terdampak banjir serta sembilan warga dinyatakan meninggal dunia dan enam lainnya hilang. [ANTARA FOTO/Bayu Pratama ]
Seorang warga berada di puing-puing rumah akibat banjir bandang di Desa Waki, Kecamatan Batu Benawa,Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Rabu (20/1/2021). Berdasarkan data bencana alam banjir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada Selasa (18/1/2021) sebanyak 57.624 jiwa terdampak banjir serta sembilan warga dinyatakan meninggal dunia dan enam lainnya hilang. [ANTARA FOTO/Bayu Pratama ]

Posko pengungsian yang berada di luar area Gunung Mas, yakni, Kampung Rawa Dulang, Kampung Cirohani, Kampung Pensiunan dan Kampung Citeko yang masih berada di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua.

“Semalam yang ngungsi ke Kampung Pensiunan pun sudah kembali, dan posko Kampung Pensiunan closed,” ujar Deni.

Di samping itu, Deni menerangkan, petugas gabungan juga melakukan perbaikan instalasi air bersih di pemukiman warga yang saluran airnya mengalami kerusakan berat akibat banjir bandang.

Penormalan saluran sungai juga dikakukan dengan memasang turap, sekaligus membersihkan material longsor dan banjir menggunakan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor.

Baca Juga:Manado Kembali Diterjang Banjir, Permukiman Warga Terendam Satu Meter

Meski warga sudah mulai dikembalikan ke rumahnya masing-masing, petugas gabungan tetap mendistribusikan bantuan ke rumah para pengungsi. “Kondisi logistik aman, kami bantu distribusikan logistik ke rumah masing-masing pengungsi,” ujar Deni.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini