Nataliaus Pigai Diserang Hinaan Rasis: Gorila Tak Perlu Divaksin COVID-19

Natalius Pigai disandingkan dengan Gorila oleh pengguna Facebook dengan akun Ambroncius Nababan.

Pebriansyah Ariefana | Hernawan
Minggu, 24 Januari 2021 | 14:23 WIB
Nataliaus Pigai Diserang Hinaan Rasis: Gorila Tak Perlu Divaksin COVID-19
Natalius Pigai (suara.com/Bowo Raharjo)

Bahkan kata Natalius Pigai, era Jokowi rasisme diproduksi secara masif dan bisa dibuktikan lewat beberapa hal.

"Jaman Jokowi dan PDIP memproduksi rasisme secara masif. Mau bantah?" ujar Natalius Pigai.

"Dari 34 menteri, satu menteri dari Papua saja tidak ada, itu bukti gamblang bahwa kalian rasis. Jadi jangan pura-pura persatuan dan bhineka yang utopis," tandasnya sembari menyematkan artikel berita soal Hasto Kristiyanto yang ingin ada kesamaan kedudukan tiap warga negara tanpa melihat sukunya.

Natalius Pigai sebut zaman Jokowi dan PDIP memproduksi rasisme secara massif (Twitter/NataliusPigai2).
Natalius Pigai sebut zaman Jokowi dan PDIP memproduksi rasisme secara massif (Twitter/NataliusPigai2).

Sebelumnya, Hasto Kristiyanto angkat bicara soal keterlibatan suku-suku tertentu dalam iklim perpolitikan.

Baca Juga:DPR Kirim Surat Pengangkatan Listyo Jadi Kapolri, Dilantik Jokowi Bulan Ini

Hasto Kristiyanto dalam webinar bertajuk "Revisi Undang-Undang Pemilu dan Integritas" mengaku mendambakan setiap warga negara setara, tidak ada pembedaan latar belakang suku.

"Kami mendambakan wali kota Solo misalnya, ada dari Papua, orang Jawa bisa jadi wali kota di Papua, setiap warga negara setara, tidak membedakan suku," tutur Hasto Kristiyanto.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini