facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ambulans Jenazah COVID-19 Nyasar Gara-gara Google Maps, Ini Kesaksian Warga

Pebriansyah Ariefana Rabu, 27 Januari 2021 | 16:29 WIB

Ambulans Jenazah COVID-19 Nyasar Gara-gara Google Maps, Ini Kesaksian Warga
Ambulans jenazah COVID-19 Depok nyasar

Warga yang keluar rumah pun sempat merasa takut, sebab yang bawa mobil ambulan itu mengenakan pakaian alat pelindung diri (APD).

SuaraBogor.id - Sudah ada dua kali ambulans jenazah COVID-19 nyasar ke Kampung Bedahan, Kelurahan Pabuaran Mekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Aambulans jenazah COVID-19 nyasar karena Google Maps.

Baru-baru ini, sebuah mobil ambulans jenazah COVID-19 nyasar nyasar ke Kampung Bedahan Pabuaran Mekar, pada Selasa (25/1/2021) malam.

Video mobil bawa jenazah Covid-19 yang nyasar itu viral di media sosial, video itupun diunggah pada akun instagram @infodepok_id.

Seorang warga Kampung Bedahan, Sunaryo (50) mengatakan, sudah ada dua kali mobil ambulans jenazah COVID-19 nyasar ke Kampung Bedahan akibat mengikuti Google Maps.

Baca Juga: Kasihan, Sopir Ambulans Covid-19 Depok Nyasar Gegara Ikuti Google Maps

"Semalam itu nyasar ke sini (Bedahan) Cilodong. Itu mobil padahal tujuannya ke Bedahan Sawangan. Katanya ngikutin Google Maps. Padahal tujuannya katanya ke TPU Bedahan Sawangan, eh nyasar ke sini," katanya kepada Suarabogor.id saat ditemui di Kampung Bedahan, Rabu (27/1/2021).

"Ini udah kedua kalinya mobil yang angkut pasien Covid-19 nyasar ke sini (Bedahan Cilodong), padahal disini nggak ada tempat pemakaman Covid-19," sambungnya.

Hal senada diutarakan warga Bedahan Cilodong, Milah (35). Ia mengatakan, pada saat itu dirinya berada di dalam rumah. Namun, pukul 23.00 WIB terdengar suara mobil ambulan.

"Saya kan lagi di rumah ya, itu rame-rame di jalan, pas keluar ternyata mobil ambulan bawa jenazah Covid-19, nanyain TPU Bedahan Sawangan, padahal disini bukan Sawangan tapi Cilodong," katanya.

Warga yang keluar rumah pun sempat merasa takut, sebab yang bawa mobil ambulan itu mengenakan pakaian alat pelindung diri (APD).

Baca Juga: Gara-gara Mang Oded, Begini Nasib Jenazah Covid-19 di Kota Bandung

"Saya takut kan ya, soalnya bawa jenazah Covid-19, suami saya yang keluar, itu didalam mobil sudah dimasukin kayaknya ke peti. Pakai APD gitu, yang bawanya dua orang," imbuhnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait