Ternyata Lokasi Bus SMP Cisalak Masuk Jurang Bukan Jalur Kendaraan Besar

Jalur itu sempat ramai digunakan ketika Jalur Lingkar Nagreg masih belum selesai dibangun beberapa tahun silam.

Pebriansyah Ariefana
Kamis, 11 Maret 2021 | 12:05 WIB
Ternyata Lokasi Bus SMP Cisalak Masuk Jurang Bukan Jalur Kendaraan Besar
Proses evakuasi korban bus masuk jurang di Sumedang pada Kamis (11/3/2021). Petugas terus berusaha mengevakuasi korban yang masih berada di dalam bus. [Dok. Kantor SAR Bandung]

Sebanyak 27 korban tewas bus SMP Cisalak terjun ke jurang dirilis polisi. Mereka merupakan rombongan rombongan peziarah dari sebuah SMP di Cisalak, Subang.

Bus itu terjun ke jurang di Jalan Raya Wado-Malangbong pada Rabu (10/3/2021) sekitar Pukul 18.00 WIB. Puluhan orang dikabarkan meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas tersebut.

Kecelakaan tersebut pun dibenarkan Kades Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Dede Suhendar kepada wartawan melalui ponsel.

"Bus pariwisata itu ukurannya cukup besar dan jumlah penumpang pun banyak, ada ibu-ibu, anak-anak dan orang tua," ucap Dede Suhendar.

Baca Juga:Bus Masuk Jurang di Sumedang, Petugas Masih Pastikan Tak Ada yang Terjebak

Adapun puluhan korban meninggal dunia, kata dia, sudah dibawa ke Puskesmas Wado.

"Saya sendiri ikut mengevakuasi korban yang meninggal dunia, ada sebanyak 15 orang. Ya, meninggal dunia sekira belasan orang," ucap kades.

Bus nahas tersebut, ujar dia menambahkan, melaju dari arah Malangbong tujuan Sumedang. Kecelakaan terjadi tepatnya di Kp. Kawung Luwuk Rt 1 RW 6 Dusun Cilangkap Desa Sukajadi Kec. Wado.

Mengutip sebagian penumpang yang selamat, kades mengatakan jika korban merupakan rombongan asal Subang.

"Mereka pulang dari tempat ziarah, Pamijahan Tasikmalaya," ucap dia.

Korban masih dievakuasi dan di lokasi pun sudah ada petugas dari kepolisian.

Baca Juga:Sopir Bus Maut Sumedang Tahu Rem Blong tapi Nekat Jalan

Berikut daftar korban kecelakaan bus di Sumedang berdasarkan data Tim SAR:

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini