Baiknya Dihindari, Ini 5 Tanda Umum Si Tukang Playing Victim

Dalam bersosialisasi, kamu perlu berhati-hati saat memiliki teman atau kenalan yang kerap berlagak playing victim.

Risna Halidi | Aflaha Rizal Bahtiar
Senin, 15 Maret 2021 | 18:21 WIB
Baiknya Dihindari, Ini 5 Tanda Umum Si Tukang Playing Victim
Ilustrasi bertengkar/ playing victim (Shutterstock)

SuaraBogor.id - Istilah playing victim mungkin sudah sering terdengar di telinga masyarakat Indonesia. Secara harafiah, playing victim berarti bermain korban. Orang yang bermain korban kerap bersikap seolah-olah dirinya berlagak sebagai korban dalam sebuah cerita.

Dalam bersosialisasi, kamu perlu berhati-hati saat memiliki teman atau kenalan yang kerap berlagak playing victim.

Selain meresahkan, orang tersebut juga bisa memengaruhi kesehatan mental. Untuk mewaspadai orang-orang playing victim, kamu perlu mengetahui tanda-tandanya.

Dilansir dari Life Hack, berikut lima tanda jika seseorang melakukan playing victim.

Baca Juga:Setahun Pandemi Covid-19: Kesehatan Mental Generasi Muda Makin Memburuk

Ilustrasi pasangan bertengkar. (Shutterstock)
Ilustrasi playing victim. (Shutterstock)

1. Tidak mau tanggung jawab
Orang yang bermain korban umumnya menolak bertanggung jawab dengan apa yang telah dilakukannya. Sebaliknya, ia bisa memainkan peran seolah-olah dirinya adalah korban hingga mengabaikan masalah yang sudah dibuatnya sendiri.

Jika memiliki rekan kerja seperti ini, coba tanyakan apa kontribusinya dalam pekerjaan? Jika terjadi pada pasangan kamu, coba tanggapi siapa yang salah selama ini? Mengajukan pertanyaan seperti ini bukan berarti harus berdebat, justru menyadarkan siapa yang bertanggung jawab dan dewasa.

2. Menyimpan dendam pribadi
Untuk yang satu ini perlu hati-hati, bisa saja pelaku yang melakukan kesalahan, dan menyalahkan korban atas nama dendam pribadi. Hal ini justru tidak akan sehat, apalagi kalau dendam pribadi berasal dari rasa iri dan dengki.

3. Mencoba manipulatif
Orang yang satu ini perlu kamu perhatikan dan hindari. Mereka kerap mencoba untuk melakukan manipulasi, memaksa, bahkan bersikap licik untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Menghadapi orang yang seperti ini sungguh tekanan batin deh!

4. Tidak percaya orang lain
Orang seperti ini menganggap apa yang dilakukan orang lain akan berakhir sama. Hal ini terjadi lewat asumsinya sendiri, yang menganggap semua orang tidak ada yang bisa dipercaya. Saat menghadapi orang seperti ini, kamu perlu membela diri dengan menanyakan apa buktinya sehingga orang tersebut tidak dipercaya.

Baca Juga:Memang Menyakitkan, Berikut 5 Rekomendasi Terapis agar Move On dari Mantan

5. Banyak berdebat
Bagi orang yang jago playing victim, perdebatan adalah perang yang bisa bikin pelaku puas. Apalagi jika kesalahannya bisa dilimpahkan ke orang lain dengan cara berdebat. Orang seperti ini tidak akan menemukan solusi dari perdebatan. Ia hanya ingin selalu menang sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak