![Ustadz Solmed saat ditemui awak media di Kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (28/4/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/04/28/55039-ustadz-solmed-suaracomalfian-winanto.jpg)
Alhasil, perjuangannya melewati masa sulit pun berbuah manis. Meski sempat menjual beberapa barang berharga demi bertahan hidup, Ustaz Solmed kini mendapatkan rezeki yang setimpal.
“Bisa jadi karena doa orang tua, doa kami, doa kita semua. Saya dipertemukan dengan Syekh K.H Malik, yang kemudian alhamdulillah dengan izin Allah SWT, kami bangkit, kami semangat,” tuturnya.
Ustadz Solmed mengaku dirinya sepanjang satu tahun belakangan hidup dengan menjual beberapa aset untuk menyambung hidup.
“Dari bulan Maret, April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, mobil saya jual. Tagihan, orang datang ke rumah. Saya pergi hanya mencari untuk makan,” sambungnya.
Baca Juga:Mobilitas Warga Bogor Diperketat Kembali, Bima: Terjadi Lonjakan COVID-19
Ia juga mengungkap salah satu hal yang tidak banyak diketahui oleh orang lain. Setelah kondisi keuangannya hancur berantakan, ia berusaha mencari penghasilan dengan berjualan ke sana-sini mengunjungi teman-temannya.
![Ustadz Solmed saat ditemui di Kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (28/4/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/04/28/35483-ustadz-solmed-suaracomalfian-winanto.jpg)
“Saya jual face shield, saya jual sarung, saya bawa dagangan pakaian bekas saya. Tidak ada yang tahu mungkin satu Indonesia. Dan saya selalu melarang istri saya, jangan pernah cerita apa pun soal perkara hidup kita,” katanya dengan nada terbata-bata.
Terkait larangan sang istri tidak diperbolehkan berbagi cerita pengalaman sulit tersebut, ia mempunyai alasan.
Menurutnya, cobaan yang ia hadapi memang tidak perlu diumbar ke publik. Ia mengaku tak mau dikasihani dan berniat menghindari komentar buruk yang muncul dari netizen.
Baca Juga:Apakah Boleh Sholat Memakai Masker? Ternyata Tidak Boleh