"Berawal dari penangkapan AA alias DD itu. Kasus ini mengembang ke RI alias GB dan PD alias IB. Salah seorang tersangka itu diketahui ayah tirinya [PD]," kata Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Andriansyah Rithas Hasibuan, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Edy Suranta Sitepu, saat ditemui wartawan di Mapolres Klaten, Selasa (4/5/2021).
Andriansyah mengatakan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya ketiga tersangka harus mendekam di sel tahanan Mapolres Klaten (PD alias IB, RI alias GB, dan AA alias DD). Para tersangka dijerat Pasal 81 ayat 3 UU No. 35/2014 tentang Perlindungan Anak.
"Ancaman hukumannya 15 tahun penjara atau denda paling banyak Rp5 miliar," kata Andriansyah Rithas Hasibuan.
Menurut pengakuan PD alias IB yang menjadi ayah tiri dari RS, dirinya mengaku khilaf. PD mulai tertarik ingin menyetubui anak tirinya karena sering tidur bareng di waktu sebelumnya.
Baca Juga:YouTuber Maulana Iskak Ditangkap Polisi, Perkosa Model saat Mens
"Saya hanya ngagar-agari (mengancam membunuh korban jika tak bersedia melakukan persetubuhan)," kata PD alias IB.