Mudik Dilarang, Alasan Pemudik Asal Blitar Ini Bikin Tercengang

Nanda (17) yang juga warga Kemang Bogor, memilih untuk melakukan perjalanan mudik di hari terakhir jelang larangan mudik oleh pemerintah.

Andi Ahmad S
Kamis, 06 Mei 2021 | 07:59 WIB
Mudik Dilarang, Alasan Pemudik Asal Blitar Ini Bikin Tercengang
Ilustrasi Pemudik. (Antara)

SuaraBogor.id - Tak ada pilihan lain. Kalimat tersebut seketika mewakili warga Kecamatan Garum, Kota Blitar, Provinsi Jawa Timur, Nanda Putri Ayu (17) ketika duduk di dalam Bus Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Baranangsiang, Rabu (5/5/2021) kemarin.

Nanda (17) yang juga warga Kemang Bogor, memilih untuk melakukan perjalanan mudik di hari terakhir jelang larangan mudik oleh pemerintah.

“Kan ini hari terakhir kalau besok gak bisa,” kata Nanda kepada Suarabogor.id, saat ditemui di Terminal Baranangsiang, Rabu (5/5/2021).

Santriwati di Pondok Pesantren Nurul Ulum, Kota Blitar, ini juga mengaku H-1 larangan mudik pemerintah menjadi penentu merayakan Hari Lebaran bersama ibunya di Kecamatan Garum, Blitar, Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga:Bertolak Ke Jawa Timur, Berikut Agenda Kunker Jokowi Hari Ini

“Kalau besok (hari ini.red) kan sudah gak bisa kemana-mana jadi yang tinggal hari ini. Jadi lebaran bisa sama ibu di rumah,” ungkapnya.

Sebelum keberangkatan, ia menuturkan, segala syarat dari pemerintah telah dipenuhi. Seperti melengkapi surat swab antigen telah dikantongi.

“Ada ini sebelumnya juga memang rapid test dulu waktu ini. Memang harus bawa ini kalo engga suka ditanya pas turunnya di sana,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya. Hari terakhir jelang larangan mudik peningkatan arus keberangkatan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor memgalami peningkatan, Rabu (5/5/2021).

Bedasarkan pantauan Suarabogor.id, tidak ada penghentian operasi baik Bus AKAP maupun AKDP. Sejumlah bus dengan tujuan berbagai daerah masih nampak keluar - masuk di sana.

Petugas BPTJ Terminal Baranangsiang Jejen mengakui peningkatan penumpang terjadi jelang larangan mudik pemerintah pada 6 Mei 2021.

Baca Juga:Puluhan Mobil Nekat Terobos Pembatas Jalan Demi Masuk Tol Jakarta-Cikampek

Jejen menyebut, sejak pekan kemarin rata-rata penumpang per harinya sekitar 200. Tujuannya beragam. Baik AKAP maupun AKDP.

“Tapi memang lebih banyak ke luar kota,” kata Jejen kepada Suarabogor.id saat ditemui di lokasi keberangakatan Bus Terminal Baranangsiang, Bogor, Rabu (5/5/2021). Sekitar pukul 15.00 WIB petang tadi.

Jika disimpulkan dari jumlah rata-rata keberangan per hari. Operasi bus antar di Terminal Baranangsiang sejak pekan lalu sekitar 1.500 penumpang.

Jejen menguraikan, tujuan yang paling ramai diantaranya Garut, Cirebon, Serang, Merak, Balaraja, Surabaya, Wonosobo, Blitar dan Kota-kota di Pulau Jawa lainnya.

“Ini hari terakhir kalau dari pekan kemarin tepatnya di awal pekan memang ada peningkatan,” ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini