Ya Tuhan! Korban Terserempet Kereta Meninggal Dunia, Ditolak 15 Rumah Sakit di Bogor

Kisah miris korban meninggal dunia itu dialami oleh Nadi Fahmi bocah 15 tahun. Dia meninggal dunia usai ditolak RS yang ada di Bogor.

Andi Ahmad S
Senin, 12 Juli 2021 | 20:23 WIB
Ya Tuhan! Korban Terserempet Kereta Meninggal Dunia, Ditolak 15 Rumah Sakit di Bogor
Ilustrasi kereta api. [ist]

SuaraBogor.id - Miris, mungkin kata itu tepat ditunjukkan kepada korban terserempet kereta di Bogor, Jawa Barat, meninggak dunia setelah ditolak Rumah Sakit yang ada di Bogor.

Kisah miris korban meninggal dunia itu dialami oleh Nadi Fahmi bocah 15 tahun. Dia meninggal dunia usai ditolak RS yang ada di Bogor.

Disitat dari Bogordaily.net -jaringan Suara.com, sesampainya di halaman RS Hermina, Rokib dan warga akhirnya bertemu dengan keluarga Fahmi. Usup (45), penjual gorengan itu menangis melihat putranya tergeletak membiru dengan berlumur darah. Namun harapan masih ada. Nadi Fahmi masih berdenyut. Nafas masih keluar dari hidung Fahmi.

Namun lagi-lagi pernyataan tidak mengenakkan keluar dari petugas medis. Rumah Sakit yang berlokasi di Jalan Abdullah Bin Nuh, Kota Bogor itu menolak Fahmi.

Baca Juga:Diberitakan Meninggal Tak Lapor Polisi, Ruben Onsu : Ambil Positifnya

“IGD sudah penuh, Pak,” ujar seorang petugas mencoba menjelaskan kepada Rokib dan warga.

Namun Rokib dan warga tak patah arang. Atas persetujuan orang tua Fahmi, akhirnya Rokib menyewa ambulance berbayar. Nilainya Rp2,2 juta. Rokib dibantu Pak RW Acap, segera menghubungi petugas ambulance berbayar. Selang 30 menit, ambulance pun datang. Rokib, Acap dan orangtua Fahmi segera memindahkan tubuh Fahmi dari dalam angkot.

Mereka berkeliling kembali mencari rumah sakit yang mau memberi pertolongan kepada Fahmi. Semburan darah segar pada kaki kiri Fahmi yang putus terserempet kereta mulai mengering. Wajah Fahmi makin membiru. Namun nadinya masih berdenyut.

Arah ambulance pun menuju RS Polri Jakarta. Satu jam berjalanan, akhirnya mereka tiba di RS Polri. Lagi-lagi IGD penuh. Semua yang mengantar Fahmi makin lusuh mendengar kabar itu.

Mereka pun memutuskan untuk kembali ke Bogor. Menuju RS PMI. Dengan harapan ada keajaiban RS PMI. Namun lagi-lagi penolakan yang didapat. Meskipun dua anggota DPRD Kota Bogor sudah coba membantu menghubungi pihak RS PMI. Kedua anggota DPRD Kota Bogor itu adalah Zaenal Abidin dan Achmad Rifki Alaydrus.

Baca Juga:Syarat Naik Kereta Api Selama PPKM Darurat untuk Jarak Jauh dan Dekat

Malam pun menjelang. Ambulance yang membawa korban Fahmi makin tak tentu arah. Semua rumah sakit di kota maupun Kabupaten Bogor disinggahi. Terhitung sudah 15 rumah sakit. Semua tidak menyanggupi. Alasannya sama: IGD penuh!

Akhirnya tepat pukul 02:02 dini hari, Rabu 7 Juli 2021, Fahmi menghembuskan nafas terakhirnya. “lailahaillallah muhammadarrasulullah…,” ucap Usup sambil mengusap wajah anaknya itu.

Usup, Rokib, Acap dan keluarga tak bisa berkata-kata. Wajah mereka murung. Tubuh mereka lunglai. Perjuangan 10 jam tak membuahkan hasil. Fahmi tetap dipanggil sang maha kuasa. “Sabar ya Pak Usup,” ucap Rokib mencoba menenangkan Tukang Gorengan itu. Usup terus meneteskan air mata, seolah tak percaya Fahmi anaknya telah tiada.

Kedatangan Dedie dan Muzakkir cukup membuat keluarga Fahmi terhibur. “Terima kasih, Pak. Saya atas nama keluarga mengucapkan terima kasih bapak sudah datang,” ucap Usup, menyambut Dedie.

Ada sekitar 30 menit Dedie berbincang dengan keluarga Fahmi. Setelah memberikan bantuan, Dedie pun pamit beranjak.

Di luar rumah kontrakan Fahmi, wartawan bogordaily sudah menunggu Dedie. Mantan Direktur Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu mengungkapkan rasa prihatinnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak