Sindir Demo Bela Habib Rizieq, Alifurrahman: FPI Sudah Jelas-Jelas Merusak Generasi Muda

Hal itu diungkapkan Alifurrahman saat mendengar pemberitaan kaitan soal anak yang pamit untuk mengaji kepada ibunya, namun ternyata malah ikut demo bela Habib Rizieq Shihab.

Andi Ahmad S
Jum'at, 16 Juli 2021 | 17:48 WIB
Sindir Demo Bela Habib Rizieq, Alifurrahman: FPI Sudah Jelas-Jelas Merusak Generasi Muda
Massa pendukung Habib Rizieq Shihab mulai berdatangan. Meski diguyur hujan, tak mengurungkan niat massa pendukung untuk kembali melakukan aksi di depan Gedung DPRD Kota Bogor, Jumat (18/6/2021). (Suarabogor.id/Regi Pranata Bangun).

“Tapi, kalau mau dilihat secara nasional, emang ada tukang rusuhnya, tukanh provokatornya itu ada. Siapa dia? Ya siapa lagi kalau bukan Rizieq,” ungkapnya.

Alifurrahman menyinggung ceramah lama Rizieq yang mengatakan kepada para ibu-ibu agar mengizinkan anaknya jika ingin demo membela Habib.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti bahwa pola anak ikut demo sudah terjadi beberapa kali.

Menurut Alifurrahman, masalah ini harus dipikirkan bersama agar anak-anak di bangsa ini tidak dimanfaatkan untuk ikut demo lagi.

Baca Juga:Pandemi Belum Berakhir, 2 Kali Vicky Shu Rayakan Ultah Anak di Rumah

“Karena bagaimanapun kita sudah tahu, kita sudah punya sangat banyak referensi bahwa FPI sudah jelas-jelas merusak generasi muda,” tandasnya.

Sebelumnya, terjadi sekelompok orang melakukan demo menuntut pembebasan Riziea di depan Kantor Kejaksaan Negeri Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Senin, 12 Juli 2021.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya, AKP Hario Prasetyo Seno mengatakan bahwa pihaknya telah memeriksa 31 orang yang berhasil diamankan.

Setelah dilakukan pendataan, dari 31 orang itu juga, 13 orang di antaranya masih anak di bawah umur, dan 18 lainnya orang dewasa.

Salah satu anak di bawah umur tersebut adalah anak dari seorang Kokom (49) yang datang ke Polres Tasikmalaya sambil menangis tersedu.

Baca Juga:Pakaian Anak Rusak Dimakan Rayap, Rachel Vennya Rugi Puluhan Juta

Dia menangis karena tidak menyangka anaknya yang masih 12 tahun ditangkap polisi karena terlibat melakukan aksi vandalisme di Kantor Kejaksaan Negeri Tasikmalaya dalam aksi bela Rizieq.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini