Cianjur Terus Diterjang Bencana, Polisi Bentuk Timsus Kebencanaan

Kasat Samapta Polres Cianjur, AKP Yuddy mengungkapkan, Timsus yang terdiri dari 10 orang anggota Samapta itu dibentuk untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam

Andi Ahmad S
Selasa, 09 November 2021 | 18:03 WIB
Cianjur Terus Diterjang Bencana, Polisi Bentuk Timsus Kebencanaan
Ilustrasi longsor di Cianjur [SuaraSulsel.id/Istimewa]

SuaraBogor.id - Mapolres Cianjur bentuk Tim Khusus (Timsus) siaga bencana alam. Timsus tanggap tersebut dibentuk karena wilayah Kabupaten Cianjur masuk dalam urutan teratas terdampak risiko bencana.

Kasat Samapta Polres Cianjur, AKP Yuddy mengungkapkan, Timsus yang terdiri dari 10 orang anggota Samapta itu dibentuk untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam diwilayah hukum Polres Cianjur.

"10 personil Timsus itu juga dibekali sejumlah peralatan pendukung, dan memiliki kemampuan penyelamatan diperairan maupuh didarat," katanya pada wartawan, Selasa (09/11/2021).

Namun, kata dia, peralatan pendukung untuk penangan bencana, banjir, longsor dan pohon tumbang masih meminim dan masih membutuhkan dukungan dari intansi terkait.

Baca Juga:Ada 3 Potensi Bencana di Jogja, Wali Kota Beri Pesan Ini untuk Warga

"Peralatan masih kurang banyak, karena ada beberapa peralatan yang digunakan satu kali, dan ada alat yang bisa digunakan lebih satu kali, seperti perahu karet, mantel dan sepatu bot," katanya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data dari BPBD di wilayah Cianjur terdapat tiga lempengan yang bisa mengakibatkan terjadinya pergerakn tanah, dan pergerakan dipinggir pantai laut Cianjur selatan.

"Sementara ini penganan bencana masih difokuskan di BPBD, namun di Polres Cianjur terdapat nomer khusus pengaduan tindak kejahatan serta bencana alam," ucap dia.

Pihaknya mengimbau, masyarakat untuk segera mengubungi aparat pemerintah setempat, apabila adanya gejala bencana alam, agar dapat langsung ditangani.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur menetapkan siaga bencana hidrometeorologi diwilayahnya hingga Mei 2022.

Baca Juga:Ganjar Minta Jateng Siaga Bencana, BPBD Pastikan EWS Berfungsi

Penetapan status siaga bencana hidrometeorologi tersebut ditetapkan sebagai upaya antisipasi dan percepatan dalam penanganan bencana.

Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan, penetapan status siga bencana hidrometeorologi tersebut, karena wilayah Cinjur memiliki resiko kebencaan yang tinggi.

"Status siaga bencana ini mulai berlaku saat ini hingga akhir Mei 2022 nanti," katanya pada wartawan di Pendopo, Selasa (09/11/2021).

Menurutnya, bencana hidrometeorologi, yang berpotensi terjad disejumlah titik itu, antara lainya, banjir, longsor, angin kencangan, pergerakan tanah dan gelombang tinggi.

"Ini dilakukan sebagai antisipasi dini agar tidak menimbulkan kerugian materil ataupun korban saat kebencanaan terjadi sewaktu-waktu," jelasnya.

Kontributor : Fauzi Noviandi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak