Dia membawa laptop karena masih ada pekerjaan yang perlu diselesaikan. Setelah pekerjaan selesai, laptop dimasukkan dalam tas dan diletakkan di bawah kakinya.
“Aku duduk di pojok. Karena mejanya gak terlalu gede dan satu tas sudah ada di tas meja, jadi tas berisi laptop (yang dicuri) di bawah, disandarin ke tembok persis di kaku aku,” beber Ruth.
Ruth memastikan bahwa tasnya berada di tempat yang aman. Namun, Dia menduga, tali tas (strap) agak terkulai ke belakang dan terjangkau oleh si pencuri.
“Jadi strap tasnya di tarik-tarik, seperti terekam di CCTV,” imbuhnya
Ruth, suami dan temannya sama sekali tidak menyadari saat tasnya ditarik dan dibawa pergi pencuri. Kami, Ruth mengaku, sedang asyik berbincang saat kejadian.
“Kami gak ngeuh ada dia (pencuri). Penjaga kasir sempat liat dia duduk-duduk doang, tapi tukang parkir katanya sempat merasa dia mencurgikan,” beber Ruth.
Ruth mengaku pasrah atas kejadian ini. Pasca kejadian, Dia sempat melapor ke Polrestro Depok dan membuat surat keterangan hilang.
“Di Polres, katanya orang yang bertugas mencatat laporan sedang tidak ada. Karena sudah jam 10 malam dan sudah tidak mungkin menunggu lagi, Ku minta dibuatkan surat kehilangan saja,” pungkasnya.
Kontributor : Immawan Zulkarnain