Kritik Kebijakan Joe Biden Soal Subsidi pemerintah, Elon Musk: Hapus Saja Semuanya

Bahwa kebijakan tersebut seharusnya dihapukan.

Andi Ahmad S
Selasa, 07 Desember 2021 | 18:09 WIB
Kritik Kebijakan Joe Biden Soal Subsidi pemerintah, Elon Musk: Hapus Saja Semuanya
CEO SpaceX, Elon Musk. [Patrick Pleul/POOL/AFP]

SuaraBogor.id - Kebijakan Presiden AS Joe Biden soal tagihan infrastruktur administrasi Biden atau subsidi pemerintah mendapatkan kritikan dari Miliarder Elon Musk.

Dia mengatakan, bahwa kebijakan tersebut seharusnya dihapukan. CEO Tesla dan SpaceX itu juga mengungkapkan, selama wawancara dia prihatin dengan defisit federal.

"Hapus saja semuanya. Kami telah menghabiskan begitu banyak uang. Defisit anggaran federal gila," katanya mengutip dari Wartaekonomi -jaringan Suara.com, Selasa (7/12/2021).

“Saya akan mengatakan dapatkah seluruh tagihan. Jangan diteruskan, itu rekomendasi saya,” tegas Musk.

Baca Juga:Kepala KSP Moeldoko Sebut PPKM Level 3 Batal Karena Kebijakan Presiden Jokowi

Musk pun turut menunjukkan bahwa Tesla telah menjual mobil listriknya selama lebih dari satu tahun di AS tanpa kredit pajak federal sebesar USD7.500.

Pun juga tanpa mengalami penurunan permintaan. Sebagian besar pembuat mobil lain, kecuali General Motors, masih memenuhi syarat untuk kredit tersebut.

Bagian 'The Build Back Better' dari rencana infrastruktur Biden saat ini mencakup ketentuan untuk memperpanjang kredit dan menambahkan subsidi lain untuk kendaraan listrik yang dibuat oleh serikat pekerja.

Musk telah mencemooh kredit yang berfokus pada serikat pekerja dalam beberapa bulan terakhir dan menyebut Biden sebagai "boneka" dari United Auto Workers.

Musk juga mengatakan dia tidak percaya pemerintah AS harus memberikan subsidi untuk memperluas infrastruktur pengisian daya, meski ketentuan itu ada dalam RUU infrastruktur yang sudah ditandatangani Biden menjadi undang-undang.

Baca Juga:Cybertruck Tesla Akan Bisa Berjalan Diagonal, Seperti Kepiting

“Apakah kami membutuhkan dukungan untuk SPBU? Kami tidak. Jadi tidak perlu untuk ini,” kata Musk.

Tesla saat ini mengoperasikan lebih dari 3.000 stasiun pengisian dengan sekitar 30.000 konektor di seluruh dunia, tetapi berencana untuk membuka jaringan itu ke kendaraan listrik lain dalam waktu dekat.

Sebagaimana diketahui, perusahaan Musk telah diuntungkan dari banyak subsidi federal dan negara bagian yang berbeda selama bertahun-tahun, dan pemerintah adalah pelanggan utama SpaceX.

Tesla juga menemukan kesuksesan luar biasa di China setelah menerima banyak bantuan dari pemerintah pusat di sana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak