Geger Bumi Bakal Hadapi Peristiwa Kepunahan Massal, Manusia Jadi Penyebabnya

Bumi akan alami peristiwa kepunahan massal untuk kali keenam.

Galih Prasetyo
Selasa, 18 Januari 2022 | 11:46 WIB
Geger Bumi Bakal Hadapi Peristiwa Kepunahan Massal, Manusia Jadi Penyebabnya
Ilustrasi Bumi Kekeringan. (Pixabay)

SuaraBogor.id - Sebuah studi baru menunjukkan bahwa bumi berada di tengah-tengah peristiwa kepunahan massal keenam. Kali ini, manusia menjadi penyebab kepunahan massal tersebut.

Bumi telah mengalami lima peristiwa kepunahan massal, yang disebabkan oleh fenomena alam, baik itu perubahan iklim alami atau dampak asteroid.

Menurut jurnal akademik peer-review Biological Review, kepunahan kali ini sama sekali tidak alami.

Namun, yang keenam ini sama sekali tidak alami, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal akademik peer-review Biological Review.

Baca Juga:Rektor Universitas Muhammadiyah Mamuju Ajak Warga Jadikan Gempa Bumi Pererat Persaudaraan

Ini bahkan bukan fenomena baru. Sebaliknya, itu telah berlangsung setidaknya sejak 1500 M.

Bumi pernah menjadi rumah bagi dua juta spesies yang dikenal. Menurut penelitian, bagaimanapun, sejak tahun 1500, sebanyak 7,5%-13% dari spesies ini mungkin telah hilang.

Angka itu berkisar antara 150.000 hingga 260.000 spesies berbeda.

Beberapa menyangkal ini terjadi. Atau lebih tepatnya, mereka menyangkal bahwa penurunan banyak spesies atau kepunahan langsung dari mereka adalah tanda dari peristiwa kepunahan massal.

Namun, penelitian yang dipimpin oleh Robert Cowie dari Hawaii University, berpendapat bahwa ini adalah hasil dari bias.

Baca Juga:Bacaan Doa Gempa Bumi Sesuai Hadist Rasulullah SAW, Agar Diberi Perlindungan Allah SWT

Menurut Cowie, sebagian besar penelitian ini berfokus pada mamalia dan burung. Dengan kata lain, mereka benar-benar mengabaikan invertebrata, mayoritas keanekaragaman hayati di Bumi.

Tingkat keparahan situasi bervariasi. Secara khusus, kehidupan tanaman terpengaruh pada tingkat yang lebih lambat, dan spesies berbasis darat – khususnya di pulau-pulau seperti Hawaii – jauh lebih terpengaruh daripada di benua.

Cowie dalam pernyataannya mengatakan bahwa manusia adalah satu-satunya spesies yang mampu memanipulasi biosfer dalam skala besar.

“Kita manusia bukan hanya spesies lain yang berevolusi dalam menghadapi pengaruh eksternal. Sebaliknya, kita adalah satu-satunya spesies yang memiliki pilihan sadar mengenai masa depan kita dan keanekaragaman hayati Bumi,” katanya.

Menurut Cowie, ini sangat bermasalah karena jika kemanusiaan adalah alasan krisis, manusia juga satu-satunya solusi yang mungkin.

“Dan kita tidak pandai dalam hal itu,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini