Pria yang dituduh melakukan aksi itu, lanjut dia, ternyata memiliki gangguang kejiwaan.
“Intinya permasalahan ini bisa diselesaikan secara damai,” tuturnya.
Berkaca dari kasus video viral itu ia mengimbau masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, unggahan di media sosial yang tidak sesuai dengan fakta akan meresahkan masyarakat.
Seperti video tersebut dinarasikan sebagai aksi begal payudara. Akhirnya video tersebut viral dan membuat masyarakat resah.
“Harus bijak ketika menggunakan medsos. Sampaikan fakta yang benar. Jangan membagikan berita hoaks,” imbuh dia.