Kronologi Banjir Bandang di Pamijahan Bogor, Warga Mendengar Suara Bergemuruh Tepat Pukul 18.00 WIB

Kabid Kedarutan dan Logistik, Aris Nurjatmiko menjelaskan, kronologi banjir bandang di Bogor terjadi.

Andi Ahmad S
Kamis, 23 Juni 2022 | 21:19 WIB
Kronologi Banjir Bandang di Pamijahan Bogor, Warga Mendengar Suara Bergemuruh Tepat Pukul 18.00 WIB
Sejumlah warga menyelematkan barang yang tersisa dari tumpukan bangunan rumah yang rusak akibat banjir bandang di Desa Purasari, Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/6/2022). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

SuaraBogor.id - Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Rabu (23/6/2022) diterjang bencana alam berupa banjir bandang, yang menyebabkan dua kecamatan terdampak.

Pertama, banjir bandang terjadi di Kampung Cisarua Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, kemudian kedua terjadi di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Kabid Kedarutan dan Logistik, Aris Nurjatmiko menjelaskan, kronologi banjir bandang di Bogor terjadi.

Berdasarkan informasi yang didapat, warga merasa aneh dengan kondisi kali kecil yang tidak mengalir.

Baca Juga:Puluhan Hewan Kurban Hanyut saat Banjir Bandang di Bogor

Namun, sekitar pukul 18.00 WIB, terdengar suara bergemuruh dari bukit terjadi longsor disertai banjir bandang.

“Dari penuturan warga ya, memang saat sebelum terjadi banjir bandang atau air bah, air di parit atau kali kecil ini sempat tidak mengalir, kira-kira satu jam atau lebih kemudian sekitar pukul 18.00 terdengar gemuruh dari bukit terjadi longsor disertai banjir bandang,” katanya kepada wartawan, Kamis (23/6/2022).

Aris mengatakan korban ada 4, 2 orang selamat ibu dan anak, yang 1 ditemukan dalam kondisi meninggal atas nama ibu Aam (40), 1 lagi bapa Umar (42) masih belum ditemukan.

“Kedua korban yang tertimbun meninggal bertetangga dan masih bersaudara,” katanya.

Sementara korban selamat ditemukan terjebak di rumah yang runtuh itu ibu dan anak dan saat ini sudah dibawa kerumah sakit.

Baca Juga:Banjir Bandang di Bogor, 39 Ekor Hewan Kurban Ikut Hanyut Terbawa Air

Aris juga mengatakan untuk pencarian terkendala oleh alat berat yang tidak bisa masuk ke lokasi.

“Kita melakukan pencarian dengan cara manual dengan cangkul. Saat ini juga proses pencarian masih terus dilakukan karena masih ada satu orang atasan nama Umar yang belum ditemukan,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, longsor terjadi di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Sejumlah rumah mengalami kerusakan dan korban jiwa. Longsor itu terjadi ketika langit sudah gelap sekitar pukul 19:00 wib.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak