facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Remaja di Cianjur Diduga Diserang Geng Motor, Kepala Dibacok Sepulang Salat Magrib

Hairul Alwan Minggu, 26 Juni 2022 | 15:34 WIB

Remaja di Cianjur Diduga Diserang Geng Motor, Kepala Dibacok Sepulang Salat Magrib
Ilustrasi komplotan geng motor. [ANTARA/Andre Angkawijaya]

Insiden tersebut bermula saat korban pulang dari masjid setelah salat magrib bersama dua orang temannya, Sabtu (26/6/2022) malam kemarin.

SuaraBogor.id - Remaja berinisial DZM (14) warga Jalan Imun Sulaiman, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur diduga diserang gerombolan bermotor yang diduga geng motor sepulang salat magrib.

Insiden tersebut bermula saat korban pulang dari masjid setelah salat magrib bersama dua orang temannya, Sabtu (26/6/2022) malam kemarin.

Namun, saat hendak menyeberang jalan, dari arah Jalan Hasyim Ashari muncul puluhan gerombolan bermotor membawa senjata tajam (Sajam).

Remaja korban pembacokan sepulang salat magrib yang diduga dilakukan geng motor. [IST]
Remaja korban pembacokan sepulang salat magrib yang diduga dilakukan geng motor. [IST]

Gerombolan bermotor itu lalu langsung menyerang dengan menggunakan sajam yang mereka bawa.

Baca Juga: 52 Tahun Mengabdi Jadi Guru, Kakek Tua 75 Tahun Ini Tak Kunjung Jadi PNS

Salah satu saksi mata, Farhan (24) mengatakan, gerombolan bermotor berjumlah puluhan orang itu secara membabi buta menyerang korban, sementara rekan korban yang lainnya berhasil menyelamatkan diri.

"Tidak tahu alasannya apa, gerombolan bermotor langsung saja berhenti dan langsung menyerang warga dengan senjata tajam. Sebagian berhasil menyelamatkan diri, satu orang terkena bacokan senjata tajam pada bagian kepala," ungkapnya.

Kata Farhan, korban yang mengalami luka parah pada bagian kepala langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

"Korban juga sempat menyelamatkan diri, mungkin jika korban tak sempat lari bisa mengalami hal yang lebih parah. Karena para pelaku sangat beringas," katanya.

Ia mengungkapkan, korban telah melaporkan peristiwa yang dialaminya ke kepolisian dan meminta para gerombolan bermotor segera ditangkap.

Baca Juga: Tiap Jumat, Pemkot Balikpapan Bakal Kasih Bantuan kepada Masjid, Tapi Ada Syaratnya...

"Sangat meresahkan, karena gerombolan bermotor itu melakukan penyerangan terhadap warga secara acak. Tanpa sebelumnya, punya permasalahan. Bila perlu para gerombolan bermotor ini diberikan tindakan tegas kepolisian," ucapnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait