SuaraBogor.id - Publik soroti banyaknya sejumlah ABG asal Citayam dan Bojonggede, Kabupaten Bogor, yang nongkrong di kawasan Sudirman Jakarta.
Kekinian, bahwa polisi akan membubarkan ABG yang nongkrong di kawasan elit Sudirman Jakarta tersebut.
Namun tentu saja, kebijakan itu tidak dilakukan polisi secara membabi buta.
Mengutip dari DepokToday.hops.id -jaringan Suara.com, Polisi akan membubarkan ABG asal Citayam itu jika mereka kedapatan nongkrong atau kumpul kumpul di kawasan Sudirman sampai larut malam.
“Kami bubarkan (ABG asal Citayam) kalau malam hari, itu kami lakukan jika sudah jam 10 malam,” kata Kapolsek Metro Menteng Kompol Netty Rosdiana Siagian.
Aturan tersebut, jelas Netty, berlaku dari Dukuh Atas sampai ke wilayah Patung Kuda.
“Sudah protap itu,” ujarnya.
Menurut dia, rata-rata warga Citayam yang nongkrong di sana adalah ABG atau remaja. Mereka masih labil dan dikhawatirkan mudah terpancing emosinya.
Karena itu, polisi mengantisipasi adanya keributan, anggotanya pun patroli hingga ditempatkan di lokasi.
“Kalau di Pospol Thamrin wilayah Menteng dari Dukuh Atas sampai Graha Mandiri itu adalah kontribusi Kamtibmas, artinya kami membersihkan, menertibkan jangan sampai ada kriminal harus aman di situ,” katanya.
“Kalau di Menteng Trenggulun, kami antisipasi tawuran. Itu yang kami perkuat di dua titik ini. Pertama karena jalur protokol, itu cermin kami di situ,” sambungnya.
Lebih lanjut Netty juga mengimbau kepada ABG asal Citayam yang nongkrong di kawasan Dukuh Atas, untuk mematuhi aturan.