Ini Tampang Para Pelaku Pembacokan Yang Sebabkan Satu Orang Meninggal Dunia di Bogor

Wakapolresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan mengatakan, peristiwa berawal saat dua kelompok yang diduga geng motor yakni kelompok RDT dan kelompok Kayu Manis Strong Boy janjian

Andi Ahmad S
Senin, 05 Desember 2022 | 22:14 WIB
Ini Tampang Para Pelaku Pembacokan Yang Sebabkan Satu Orang Meninggal Dunia di Bogor
Wakapolresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan menunjukan barang bukti kasus pembacokan yang diduga melibatkan geng motor.

SuaraBogor.id - Polresta Bogor Kota berhasil menangkap para pelaku pembacokan yang sebabkan satu orang meninggal dunia di Kota Bogor, Jawa Barat.

Para pelaku pun dipajangkan Polresta Bogor Kota. Diketahui, para pelaku merupakan geng motor, mereka melakukan pembacokan hingga tewas di di Jalan Soleh Iskandar, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor Sabtu, 19 November 2022.

Wakapolresta Bogor Kota, AKBP Ferdy Irawan mengatakan, peristiwa berawal saat dua kelompok yang diduga geng motor yakni kelompok RDT dan kelompok Kayu Manis Strong Boy janjian untuk tawuran sekitar pukul 04.00 WIB di wilayah Tanah Sareal, Kota Bogor, tepatnya di Jalan Soleh Iskandar pada Sabtu 19 November 2022.

“Salah satu dari mereka menjadi korban dan meninggal dunia setelah dibacok pelaku yaitu Rizki Nata Prawira (24) alias Kiki dan Edwin (20) alias Cawing masih DPO,” ujarnya.

Baca Juga:Bukan Hanya Kota Makassar, Geng Motor Juga Bikin Resah Warga Sidoarjo

Menurut Ferdy, pelaku dan korban merupakan kelompok gabungan dari sejumlah geng motor. Pelaku dari kelompok BS yang tergabung dengan kelompok Warung Portal (Wartal), HST, PPTS, BHS dan kelompok RDT. Dalam tawuran itu masing-masing kelompok ada yang membawa senjata tajam. Saat peristiwa terjadi korban dan tersangka saling berhadapan untuk melakukan tawuran.

“Karena kalah jumlah, korban akhirnya mundur, dan pada saat mundur korban yang dalam keadaan mabuk terjatuh, sehingga dua orang tersangka langsung melakukan pembacokan kepada korban,” jelasnya.

Akibatnya, kata Ferdy, korban mengalami luka di bagian tangan kanan dan kaki bagian lutut sehingga korban kehabisan darah dan meninggal dunia pada saat dalam perawatan di rumah sakit.

“Kita amankan barang bukti baju korban yang berlumuran darah, kemudian helm yang dipakai tersangka. Kami kenakan tersangka dengan pasal 170 ayat 3 KUHP yang mengakibatkan korban meninggal dunia dengan hukuman pidana 12 tahun penjara,” ungkapnya.

Baca Juga:Bobby Nasution Naik Trail Ikut Patroli untuk Antisipasi Tawuran dan Kekerasan di Medan

News

Terkini

Ia juga menyatakan siap mendukung dan memenangkan Iwan Setiawan di Pilkada 2024.

News | 16:20 WIB

Kemacetan terjadi karena telah banyak pengunjung yang berlalu lalang melintas ke lokasi maupun menyeberang jalan untuk sekedar jajan di pedagang pinggir jalan.

News | 22:42 WIB

Kerja sama ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk mengkses berbagai kebutuhan di bidang kesehatan.

News | 20:00 WIB

Kecelakaan itu menyebabkan jaur arah menuju Puncak macet total akibat kecelakaan tunggal.

News | 14:57 WIB

Mengutip dari Bogordaily -jaringan Suara.com, berikut ini Profil kades Wiwin Komalasari yang katanya dulunya artis saudara Barbie Kumalasari.

News | 14:36 WIB

Menurutnya, Kota Bogor telah melebihi target cakupan imunisasi campak 9-11 bulan yakni 96,56 persen, sedangkan yang ditargetkan sebesar 95 persen.

News | 11:54 WIB

RPJMD ditargetkan dapat selesai di 2024.

News | 21:04 WIB

Raperda ini diperlukan untuk memaksimalkan persiapan ibadah haji pun pelayanannya.

News | 20:53 WIB

Program yang dilaksanakan di awal tahun, tentunya akan lebih banyak memberi manfaat kepada masyarakat.

News | 16:36 WIB

Video detik-detik tabrakan mengerikan itu terjadi pada Minggu 29 Januari 2022.

News | 15:26 WIB

Untuk diketahui, tersangka pengemudi sedan mewah yang diduga menyebabkan seorang mahasiswi asal Cianjur meninggal dunia dalam kecelakaan yang melibatkan sedan mewah

News | 13:46 WIB

Dua pelajar jadi korban pembacokan yang terjadi di dua lokasi berbeda yakni Kecamatan Cicurug dan Palabuhanratu.

News | 11:15 WIB

Bismo menjelaskan rasa takut dan resah yang berlebihan, justru dikhawatirkan mengganggu kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

News | 23:33 WIB

Salah seorang dari dua drummer Pas Band, Sandi Andarusman mengatakan, bahwa Pas Band ajak umat islam berhijrah menuju "Baitullah" melalui program "Spesial Umroh Hijrah Bersama

News | 18:37 WIB

Akibat gempa tersebut, di sejumlah jalur pendakian terjadi retakan termasuk di bibir kawan Gunung Gede, sehingga pendakian ditutup untuk menghindari hal yang tidak diinginkan

News | 23:05 WIB
Tampilkan lebih banyak