Bikin Hati Teriris, Pedagang Puncak Tolak Relokasi di Rest Area Gunung Mas: Kami Butuh Makan Untuk Hidup

Sebab, kata dia, pemerintah baru mensosialisasikan dengan para pedagang soal relokasi usai pembangunan Rest Area Gunung Mas hampir selesai.

Andi Ahmad S
Selasa, 26 September 2023 | 11:37 WIB
Bikin Hati Teriris, Pedagang Puncak Tolak Relokasi di Rest Area Gunung Mas: Kami Butuh Makan Untuk Hidup
Rest Area Gunung Mas di Puncak, Jawa Barat. [Kementerian PUPR]

SuaraBogor.id - Para pedagang di kawasan Puncak Bogor menolak untuk direlokasi di Rest Area Gunung Mas karena tidak tidak sesuai dengan keinginan mereka.

Salah satu pedagang di Puncak, Karim menyampaikan bahwa pemerintah lebih mementingkan pengembang daripada masyarakat atau pedang di daerah Puncak itu sendiri.

Sebab, kata dia, pemerintah baru mensosialisasikan dengan para pedagang soal relokasi usai pembangunan Rest Area Gunung Mas hampir selesai.

"Kami berterima kasih sudah dibuatkan dengan suasana yang seperti ini, bagus. Tapi desainya (Rest Area Puncak) salah, karena tidak sosialisasi dengan pedagang, Kenapa engga diajak bicara dulu pegangan ini, gimana bagusnya" kata Karim saat sosialisasi pemerintah kepada para pedagang, Senin 25 September 2023.

Baca Juga:Pedagang Tanah Abang Girang Setelah Jokowi Larang TikTok Jualan

Ia meminta, pemerintah tidak semena-mena mengatur rakyat tanpa adanya kesepakatan sebelumnya. Ia memohon agar pemerintah tidak memutus mata pencaharian mereka akibat relokasi.

"Bimbing kami semuanya ini, jangan sampai mendzolimi, kami butuh makan, kami butuh hidup," cetus dia.

Ia bahkan menyindir para pejabat yang mampu membuat aturan tanpa mempertimbangkan para pedagang di kawasan Puncak tersebut.

"Kami butuh biaya, anak kami juga pengen seperti kalian (pejabat), bapak-bapak yang di sini, doakan kami karena isi perutnya lapar," ungkap dia.

Karim menyampaikan, meski para pedagang dinilai pemerintah mengganggu kenyamanan kawasan Puncak, namun ia memohon pemerintah lebih bijak dalam memutuskan kebijakan.

Baca Juga:Tolak Relokasi, Pedagang Pasar Kutabumi Tangerang Diserang dan Dijarah Sekelompok Massa

"Jangan dilihat dari segi negatif nya, tapi lihat dari segi positifnya. Dari segi positifnya, kemeamanan dari Cisarua sampai puncak, kalau ga ada pedagang, kecelakaan longsor, siapa (yang membantu) kalau ga ada pedagang," jelas dia.

"Pakai hati nurani, pakai rarasa (red: perasaan)," sindirnya.

Ia bahkan berulang kali memohon kepada pemerintah agar tidak memaksa mereka untuk berjualan di tempat yang dinilai kurang strategis itu.

"Kami tidak banyak ngomong, karena bapak-bapak punya tugas dari pemerintah tapi dalam hal ini, cobalah pakai nurani, pakai rasa. Tolonglah pak, jangan sengsarakan kami," ujarnya.

"Jabatan cuma lima tahun, tapi amal kita akan sampai di yaumal akhir," tutup Karim.

Kontributor : Egi Abdul Mugni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak