Di akhir ramadhan, Sendi berkeliling membagi sembako ke rumah-rumah warga pada saat malam takbiran untuk memastikan tak ada warga yang besoknya lebaran tak punya sesuatu yang bisa dimasak.
“Kegiatan seperti ini berefek emosional publik yang positif. PR besar Sendi itu adalah mendongkrak tingkat pengenalan yang di survei masih 31%. Tapi,bagusnya, Sendi punya tingkat kesukaan publik yang tinggi, sekitar 70%. Ini modal dia untuk dipilih,” jelasnya.
Dari pengalaman Toto melakukan survei, yang bahaya itu justru figur yang pengenalan tinggi tapi kesukaan rendah. Masih mending yang pengenalan rendah tapi kesukaan tinggi. Dan ini yang terjadi pada Sendi. Semakin dia dikenal, potensi dipilihnya tinggi karena rata-rata orang yang mengenalnya suka.
Baca Juga:Syarat Bakal Calon Bupati Bogor Jalur Independen, KPU: Harus Kantongi 252.814 Dukungan