Kronologi Pria di Bogor Tewas Ditusuk OTK Kemudian Dibuang ke Tamansari Bogor

Berikut kronologi penganiayaan RJ yang ditusuk OTK hingga menyebabkan pria yang berprofesi sebagai pemasang tenda itu meninggal dunia.

Hairul Alwan
Jum'at, 24 Mei 2024 | 18:21 WIB
Kronologi Pria di Bogor Tewas Ditusuk OTK Kemudian Dibuang ke Tamansari Bogor
Ilustrasi penusukan (Pixabay)

Petugas Polsek Tamansari menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi penemuan korban di Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Jumat, 24 Mei 2024.

Kapolsek Tamansari Iptu Jajang mengatakan, penemuan korban pertama kali dilaporkan oleh warga sekitar yang segera menghubungi pihak kepolisian.

"Kanit Reskrim Polsek Tamansari dan anggota piket segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan serta olah TKP setelah menerima laporan tersebut," kata Iptu Jajang dikutip dari Bogordaily (Jaringan SuaraBogor.id), Jumat (24/5/2024).

Jajang mengungkapkan, korban memiliki ciri-ciri tinggi badan sekitar 165 cm dan berambut ikal. Ia ditemukan dalam keadaan masih hidup namun mengalami luka serius di bagian kepala.

Baca Juga:Dalami Penganiayaan oleh OTK di Bogor, Polisi Periksa 4 Saksi

Pihak kepolisian kemudian segera membawa korban ke Rumah Sakit PMI Kota Bogor untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

"Polisi telah melakukan beberapa langkah di tempat kejadian perkara (TKP). Termasuk mengumpulkan barang bukti, meminta keterangan dari para saksi-saksi yang ada di lokasi serta dan mencari apakah ada CCTV yang mengarah ke TKP," ungkapnya.

Jajng mengungkapkan, kini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus penganiayaan yang dilakukan OTK tersebut.

"Dari hasil olah TKP dimana TKP masuk wilayah Polresta Bogor Kota maka dari itu proses tindakan hukum dilanjutkan di wilayah hukum Polresta Bogor Kota,” paparnya.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan pihaknya masih menangani kasus tersebut.

Baca Juga:Tiga Motor Milik Gangster di Parung Bogor Disita Polisi, Diduga Hendak Tawuran

"Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi. Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," ujar Kombes Pol Bismo.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini