Seran menilai, Isu pengangguran, pelayanan dasar dan penataan kota itu menjadi peluang bagi pasangan-pasangan lain, terutama pasangan Atang Trisnanto dan Annida Allivia, yang dinilai lebih responsif dalam merespon masalah-masalah tersebut.
Atang, yang memiliki rekam jejak yang baik dalam dunia pemerintahan, serta Annida, yang dianggap mampu menarik perhatian pemilih muda, dinilai mampu membangun daya tarik elektoral yang semakin besar, terutama di kalangan pemilih muda.
Dengan semakin mendekatnya hari pemilihan, kontestasi Pilkada Kota Bogor 2024 diperkirakan akan semakin seru, dengan persaingan ketat antara tiga pasangan utama: Dedie-Jenal, Sendi-Melli, dan Atang-Annida.
"Bagi pemilih Kota Bogor, Pilkada 2024 menjadi momen penting dalam memilih pemimpin yang diharapkan mampu mengatasi berbagai tantangan yang ada dan membawa perubahan positif bagi kota ini," katanya memungkasi.