- Pengajian perdana Al Ridwan, putra Wakil Bupati Bogor, diadakan di Kampung Cileuksa pada 2 Februari 2026 malam.
- Ratusan pelayat dari berbagai daerah Bogor dan Banten datang mendoakan almarhum yang dikenang baik dan humoris.
- Jaro Ade tampak tegar namun berlinang air mata saat menerima kunjungan pejabat dan karangan bunga duka cita.
Kebaikan almarhum memang tidak bisa dilupakan oleh orang-orang terdekatnya. Sosoknya yang ceria dan penuh tawa kini hanya tinggal kenangan.
Bahkan, sebelum kecelakaan motor yang merenggut nyawanya, almarhum sempat kondangan ke pernikahan temannya, sebuah momen kebersamaan terakhir yang kini menjadi memori berharga bagi sahabat-sahabatnya.
Acara pengajian perdana ini bukan hanya momen duka, melainkan juga seolah menjadi pengingat bagi umat manusia bahwa kehidupan di dunia adalah sementara.
Sebuah pesan spiritual yang terasa begitu nyata di tengah keramaian pelayat yang khusyuk.
Baca Juga:Tergelincir di Jalan Raya Cigudeg, Putra Wakil Bupati Bogor Tutup Usia di RSUD Leuwiliang
Banyak warga turut berdiri di pojokan, ikut serta dalam pengajian duka tersebut demi mendoakan almarhum Al Ridwan, menunjukkan betapa kuatnya ikatan sosial dan spiritual di komunitas tersebut.
![Pengajian Perdana di rumah Duka Al Ridwan anak Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi (Jaro Ade) di Cileuksa, Sukajaya, Bogor, Senin 2 Februari 2026 [Andi Ahmad S]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/02/81993-pengajian.jpg)
Pengajian Al Ridwan juga tak luput dari kehadiran sejumlah pejabat Bumi Tegar Beriman. Mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga perwakilan pemerintah Kabupaten Bogor hadir untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan dukungan moral kepada Jaro Ade dan keluarga.
Ini menunjukkan bahwa duka ini adalah duka bersama yang dirasakan oleh seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.
Hingga malam, sekitar pukul 21.00 WIB, terpantau masih banyak masyarakat, serta pejabat dari Bogor maupun luar daerah Bogor, terus berdatangan ke kediaman Jaro Ade untuk melakukan takziah dan memberikan semangat.
Tak hanya itu, puluhan hingga ratusan karangan bunga ucapan turut berduka cita mulai membanjiri area kediaman, bahkan hingga malam ini masih ada saja karangan bunga yang berdatangan dari berbagai pejabat, pengusaha, hingga politisi.
Baca Juga:Kisah Al Ridwan, Putra Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dikenang Sebagai Sosok Humoris
Banjirnya karangan bunga duka cita ini menjadi simbol betapa luasnya jaringan dan penghormatan yang diberikan kepada keluarga Ade Ruhandi di tengah duka cita ini.
Kepergian Al Ridwan adalah pengingat pahit bagi kita semua untuk selalu menghargai setiap momen dan memprioritaskan keselamatan berkendara.