- Arus balik Lebaran 2026 di Cianjur masih tinggi; Polres Cianjur mewaspadai cuaca ekstrem pasca hujan.
- Kapolres Cianjur menginformasikan cuaca ekstrem petang hari berpotensi menyebabkan pohon tumbang di jalur utama.
- Pengendara diminta menyalakan lampu dan menjaga jarak aman karena kabut tebal membatasi jarak pandang.
SuaraBogor.id - Arus balik Lebaran 2026 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih berlangsung dengan volume kendaraan yang tinggi, terutama menuju arah Puncak - Bogor.
Polres Cianjur mengeluarkan peringatan penting cuaca ekstrem yang masih melanda jalur utama Cianjur harus diwaspadai pengendara, khususnya setelah hujan deras, karena kerap diikuti oleh kabut tebal yang dapat menghalangi pandangan.
Kapolres Cianjur AKBP Alexander Yurikho Hadi mengatakan. bahwa hingga H+4 Lebaran, pergerakan kendaraan di sepanjang jalur utama Cianjur masih tinggi.
Meskipun pengendara dapat melintas normal dan lancar di siang hari, kondisi cuaca di petang hari menjadi perhatian serius.
Baca Juga:Rekomendasi Jalur Alternatif dari Cibadak Sukabumi Menuju Bogor untuk Perjalanan Lancar
"Cuaca ekstrem masih melanda sebagian besar jalur utama Cianjur pada petang, sehingga berpotensi terjadi bencana alam termasuk pohon tumbang," ujar Kapolres Alexander.
Pengendara diminta menyalakan lampu utama saat kabut turun di jalur Puncak, serta menjaga jarak aman dan menahan laju kendaraan guna menghindari hal yang tidak diinginkan atau berhenti di tempat aman sampai cuaca kembali normal.
Hindari memacu kendaraan saat kabut tebal karena jarak pandang terbatas sekitar 10 meter, seperti yang terjadi dua hari terakhir, dimana kabut tebal menghiasi jalur Puncak sejak petang hingga tengah malam.
"Utamakan keselamatan patuhi aturan lalu lintas dan anjuran petugas, tetap berhati-hati saat berkendara dan beristirahat ketika lelah di sejumlah tempat yang banyak tersedia di sepanjang jalur utama Cianjur," katanya.
Kasatlantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi, mengatakan sejak dua hari terakhir di jalur Puncak kerap turun kabut tebal setelah hujan deras turun sehingga menghalangi jarak pandang pengendara yang melintas.
Baca Juga:Gara-gara Cairan Menetes, Penyelundupan Ribuan Liter Tuak di Simpang Sadu Terbongkar
Pihaknya melalui petugas di masing-masing pos pengamanan mengimbau pengendara untuk mengurangi kecepatan guna menghindari hal tidak diinginkan karena selain kabut tebal landasan jalan licin sisa hujan.
"Kami siagakan petugas dan mengimbau pengendara melalui pengeras suara di pos pengamanan Puncak Pass, agar waspada dan berhati-hati saat melintas ketika kabut tebal turun, pengendara diminta menyalakan lampu utama dan menahan laju kendaraan," katanya. [Antara].