- Pembangunan trase baru Batutulis di Kota Bogor mencapai 84 persen dan ditargetkan selesai dalam tiga pekan ke depan.
- Jalur tersebut dirancang mampu menahan beban kendaraan hingga delapan ton serta akan melalui tahap uji coba fasilitas pendukung.
- Pemerintah Kota Bogor bersama Provinsi Jawa Barat menjadwalkan peresmian pembukaan jalur tersebut bagi masyarakat pada 1 November 2026.
SuaraBogor.id - Pembangunan trase baru Batutulis di Kota Bogor, Jawa Barat, telah mencapai 84 persen. Pemerintah menargetkan jalur tersebut dapat dibuka secara resmi untuk masyarakat pada 1 November 2026.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan trase baru Batutulis dirancang agar dapat dilintasi kendaraan dengan beban hingga 8 ton. Kendati demikian, pengguna jalan tetap diminta berhati-hati karena jalur tersebut merupakan jalan berskala kota.
“Teknisnya itu 8 ton bisa lewat. Jadi artinya bis pun bisa, jadi memang kita perlu untuk kehati-hatian,” kata Dedie di Batutulis, Jumat (9/10/2026).
Menurut Dedie, pekerjaan pembangunan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Bogor bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini masih berfokus pada penyelesaian konstruksi.
Baca Juga:Trase Baru Batutulis Bogor Tak Dilengkapi Jalur Darurat Rem Blong
Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan dapat rampung dalam waktu sekitar tiga pekan ke depan.
“21 hari lagi kita harapkan target capaian 100 persen itu bisa terkejar,” ujarnya.
Setelah konstruksi selesai, trase baru Batutulis akan memasuki tahap uji coba. Sejumlah fasilitas pendukung juga akan dilengkapi, mulai dari rambu lalu lintas, marka jalan, hingga penerangan jalan umum (PJU).
“Nah, jadi setelah itu tentu akan ada uji coba termasuk juga mungkin melengkapi rambu dan marka serta PJU,” kata Dedie.
Pemerintah Kota Bogor berharap seluruh tahapan tersebut dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga jalan baru itu bisa segera dimanfaatkan masyarakat.
Baca Juga:BTT Bogor Terserap Puluhan Miliar, WALHI Tekankan Mitigasi Jadi Prioritas
“Jadi memang kita harapkan di tanggal 1 November secara resmi mungkin nanti kita bisa buka untuk masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Wilayah Pelayanan I Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Andi Nugroho, mengatakan progres pembangunan trase baru Batutulis telah mencapai 84 persen per Jumat (9/10/2026).
Capaian tersebut meningkat lima poin persentase dibandingkan progres pada Rabu (7/10/2026), yang masih berada di angka 79 persen.
Andi menjelaskan, salah satu kendala yang dihadapi selama proses pembangunan adalah kondisi cuaca, terutama hujan yang dapat menghambat pekerjaan konstruksi.
Untuk mengantisipasi kendala tersebut, pelaksana proyek menyesuaikan waktu pengerjaan agar target penyelesaian tetap tercapai.
Menurutnya, pekerjaan dihentikan sementara ketika hujan turun. Waktu pengerjaan kemudian diperpanjang hingga malam hari untuk mengejar progres pembangunan.